BIJAK ONLINE (Turki)-Mengawali kegiatannya di Ankara, Turki, Kamis, 6 Juli 2017, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Mausoleum Attaturk (Anitkabir). Kedatangan keduanya disambut langsung oleh Komandan Pasukan Kehormatan Turki.

Kepala Negara kemudian berjalan sejauh 263 meter menuju makam untuk meletakkan karangan bunga didampingi salah seorang Perwira pembawa karangan bunga. Prosesi ini dilakukan Presiden sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh pendiri sekaligus Presiden pertama Republik Turki.

Setelahnya, Presiden kembali ke tempat semula dengan cara berjalan mundur untuk menjalani prosesi 'Minute of Silence' sambil mendengarkan himne.

Sebelum memasuki Gedung Mausoleum, Presiden didampingi Ibu Iriana beserta Delegasi Resmi melakukan sesi foto bersama di depan Gedung Mauseleom. Tak lupa, Presiden juga menandatangani Buku Kehormatan di ruang yang telah disediakan.

Mausoleum Attaturk merupakan bangunan bersejarah yang menjadi simbol sekularesmi Turki. Mustafa Kemal Attaturk yang wafat di Istanbul pada tahun 1938. Attaturk merubah Turki yang dulu terkenal karena Dinasti Ottoman kekhalifahan Islam terakhir berubah menjadi negara sekuler di bawah kendalinya.

Setiap tahunnya tempat ini dikunjungi oleh jutaan turis dari mancanegara. Bahkan pada saat peringatan hari kematian Attaturk, ratusan ribu bahkan mungkin jutaan orang berkumpul di tempat ini.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kali ini di antaranya ialah Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala BNPT Suhardi Alius dan Duta Besar Indonesia untuk Turki Wardana.


Ankara, 6 Juli 2017
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Bey Machmudin