ilustrasi
TABLOID BIJAK.Com (Pasaman Barat)- Akibat derasnya luapan Sungai Batang Kenaikan membuat Ikmaisar alias Ucok Kayu (46) terseret arus sungai. Kejadian berawal, Senin (10/7) sekira pukul 18.20 WIB, di Jorong Praman Ampalu, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Pasaman Barat (Pasbar).

"Korban merupakan warga Jorong Praman Ampalu yang saat itu hendak menyeberang Sungai Batang sekembali dari kebunnya, dan selanjutnya melihat kondisi korban yang kurang sehat korbanpun di bantu adiknya untuk menyeberang dengan cara memegang tangan korban," kata Walinagari Rabi Jonggor, Saherman ketika dihubungi Tabloid Bijak.
.
Menurut Suherman, air Sungai Batang meluap karena hujan deras terus mengguyur kawasan tersebut. Kejadian naas itu menimpa korban, karena  korban dan adikya mau menyeberang, tapi tiba-tiba datang luapan air besar  yang diikuti puing-puing kayu yang hanyut terseret air, sehngga korban terseret arus. 

Kemudian begitu mendapatkan informasi  dari masyarakat, pihak nagari, kepolisian, BNPB,SAR dan masyarakat saling bahu-membahu melakukan pencaharian korban, namun saat itu keberuntungan belum berpihak terhadap mereka, setelah dilakukan pencaharian  korbanpun belum ditemukan.

Kondisi pecaharian yang di lakukan lanjut Saherman, selain dimalan hari medan dan arus sungai yangbterus naik hingga menyulitkan pencaharian korban, ditambah lagi arus sungai keruh berlumpur.

Hingga pukul 15.20 WIB, Selasa, 11 Juli 2017,  masih belum ditemukan dan pencaharian korban kembali dilanjutkan, dengan harapan korban secepatnya ditemukan, begitu juga dengan keluarga yangdi tinggal agar tabah dalam menghadapi cobaan tersebut.

Walinagari menghimbau dan meminta warganya selalu waspada dan berhati-hati sehingga hal-hal yang tidak di inginkan tidak terjadi. "Cuaca masih belum kondusif," kata Saherman.(Arafat)