TABLOIDBIJAK.COM(Padang Pariaman)--Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, sambut Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran (BPPP) Padang Pariaman, yang baru dalam acara Pisah Sambut Kepala BPPP di Dinning Hall BPPP Padang Pariaman di Tiram Tapakis, Rabu (26/07/2017).

Pisah sambut Kepala BPPP Padang Pariaman dilakukan dari Dr. Capt. Mugen S. Sartono, M.Sc kepada Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc, di hadapan seluruh civitas akademika BPPP, bersama Lantamal Teluk Bayur Padang, Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Kadis Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, Danramil Nan Sabaris, Polres Padang Pariaman, Camat Ulakan Tapakis, Wali Nagari Tapakis dan tokoh masyarakat sekitar BPPP.

Suhatari Bur menyampaikan harapan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni yang sangat berharap BPPP dapat beroperasi maksimal sesuai rencana dan target yang ditetapkan Kementerian Perhubungan sebagai pemilik BPPP.

"Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat mendukung pengembangan dan kemajuan BPPP karena berpengaruh kepada kesejahteraan daerah dan masyarakat Padang Pariaman," jelas mantan Ketua KPU Padang Pariaman tersebut.

"Kami sangat berharap semua fasilitas dan kebutuhan BPPP di sini secepatnya direalisasikan. Walau BPPP milik Kementerian Perhubungan RI, namun kami sangat berkepentingan juga terhadap BPPP karena keberadaan BPPP ini akan menguntungkan Padang Pariaman dan warga sekitar BP3," kata mantan Ketua BAZNAS Padang PAriaman itu lagi.

Untuk itu, lanjut Suhatri Bur, Pemkab akan membantu BPPP dalam menuntaskan rencana pembangunan termasuk penyelesaian administrasi ganti untung tanah.

Di samping itu, keuntungan yang didapat adalah, pihak BPPP dan Pemkab Padang Pariaman juga bersepakat untuk memprioritaskan warga Padang Pariaman menjadi peserta diklat BPPP. Ini terbukti hampir 80% peserta diklat angkatan pertama merupakan warga Padang Pariaman.

"Kami sering menginformasikan kepada perantau bahwa di Padang Pariaman sekarang sudah ada gedung berlantai tiga dan megah di tepi pantai barat Padang Pariaman sebagai bentuk wujud nyata pembangunan di Padang Pariaman," imbuh mantan Ketua Karang Taruna Padang Pariaman itu.

Wabup juga mengingatkan kepada Wali Nagari dan warga Tiram Tapakis untuk ikut mendukung keberadaan BPPP karena akan sangat bermanfaat bagi Nagari dan warga. Daerah yang dulunya sepi menjadi ramai dan keramaian akan meningkatkan perekonomian melalui jual beli kebutuhan pokok sehari-hari.

"Sebuah penghargaan bagi Padang Pariaman dengan keberadaan BP3. Tidak terbayang di Tiram ada BP3 dan semoga segera ditingkatkan menjadi Politeknik," kata Wabup.

"Selamat atas darma baktinya pak Mugen. Selamat datang pak Antoni. Selamat menikmati kuliner Padang Pariaman. Pemda siap bahu membahu, membantu dan mendukung BPPP," pungkas Wabup Suhatri Bur.

Antoni Arif Priadi yang sebelumnya Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta mengatakan bahwa Padang Pariaman sangat beruntung mendapatkan BPPP karena dalam satu tahun saja di Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan selalu didatangi Gubernur, Bupati, Walikota seluruh Indonesia untuk meminta didirikan BPPP di daerahnya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Mugen yang telah meletakkan dasar yang bagus di BPPP. Saya akan lanjutkan program yang telah disusun pak Mugen," janji Antoni.

Antoni menginformasikan bahwa dalam waktu dekat BPPP akan jadi Politeknik. Kepala Tata Usaha BPPP, Miran, menceritakan kesannya menjadi pegawai BPPP awal berdiri.

"Waktu ditempatkan di sini, ada yg mau nangis karena melihat lokasi yg jauh dari keramaian. Depan ladang, samping kiri kanan sawah, belakang laut lepas. Namun berkat bimbingan Kepala BPPP selama dua tahun bisa bertahan dan akhirnya betah," kenangnya hampir menintikan air mata haru.(rel/amir)