BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, menyebutkan, pihaknya bangga, terhadap keberhasilan pemerintah daerah kabupaten Limapuluh Kota dalam meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“WTP diraih pemerintah kabupaten Lima Puluh Kota dari Badan Pemeriksaan (BPK) Republik Indonesia selama dua Kali berturut memasuki dua tahun kepemimpinan Irfendi Arbi itu, berarti Irfendi Arbi bertangan dingin dan tentu tidak terlepas atas dukungan semua pihak, Ujar wakil Gubernur Sumbar, “ujar Nasrul Abit ketika mengunjungi masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, di Simalanggang, baru-baru ini.

Untuk itu apresiasi buat bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi. Tangan dingin Irfendi Arbi adalah cermin buat masyarakat kabupaten Limapuluh Kota, pantas kami bangga dengan keberhasilan yang dicapai bupati Irfendi Arbi. Bayangkan didalam dua tahun kepemimpinannya mampu menyelenggarakan pengelolaan yang tranparan dan akuntabel.

Menurut Wagub, keberhasilan bupati Limapuluh Kota ini pantas ditiru dan dicontoh daerah-daerah lainnya di Provinsi Sumbar, yang masih belum bisa meraih predikat WTP dari BPK. "Saya akui, bupati Limapuluh Kota Hebat, ini pantas ditiru daerah-daerah lainnya di Sumbar,"tambahnya.

Senada juga diungkapkan dari berbagai fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) setempat, menurutnya keberhasilan yang diraih pemerintah kabupaten Limapuluh kota patut diacungi jempol. "Kita harap kedepan prestasi-prestasi seperti ini terus dipertahankan," sebutnya dalam sidang Paripurna DPRD pada penyampain pandangan Umum Fraksi, di aula DPRD Sarilamak, Pekan Lalu.

Menurut bupati, keberhasilan ini merupakan wujud komitmen dari seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Limapuluh Kota dalam menyelenggarakan pengelolaan keuangan Negara yang transparan dan akuntabel, serta pengelolaan aset daerah.

Untuk itu, terimakasih atas apresiasi yang diberikan semua pihak, termasuk dari seluruh fraksi dari Lembaga DPRD. "Kami ucapkan terimaksih atas apresiasi ini. Kedepan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan dan perbaikan kapasitas serta kompetensi agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dapat diwujudkan,"ujarnya.

Menurut bupati, hal hal yang harus dibenahi kedepan, diantaranya menyusun Standar Akuntansi Pemerintahan yang berbasis Aktrual. kecukupan pengungkapan di dalam Laporan Catatan Atas Peraturan Keuangan. Selain itu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus efektif dan efisien dalam meberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah. "Yang terpenting, dalam pengelolaan anggaran tidak ada terjadi penyimpangan-penyimpangan yang menimbullkan kerugian Negara,"ujarnya.

Diharapkannya, prestasi WTP ini menjadi momentum untuk lebih semangat meningkatkan kinerja yang lebih baik dan maksimal lagi sesuai aturan perundang-undangan. "Kita akan terus berupaya berupaya melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Untuk itu saya minta dukungan masyarakat dan stackholder terkait," jelasnya. (Nura)