BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Menekan ledakan jumlah penduduk dan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Pemerintah kota Payakumbuh melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Canangkan kampung KB di kelurahan Tanjung Pauh Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (10/8). 

Walikota Payakumbuh diwakili Asisten I Yoherman, mengatakan, kampung KB adalah salah satu upaya penguatan program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di kelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total baik itu program KB maupun program lintas sektoral sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Kami himbau kepada seluruh perangkat daerah, agar dapat menjalankan program dan kegiatannya untuk kemajuan Kampung KB yang sudah terbentuk ini. Dan dengan telah terbentuknya Kampung KB di Kelurahan Tanjung Pauh ini, diharapkan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga dapat berjalan dengan baik, harapnya.

Sementara itu, sekretaris DP3AP2KB, Elfi Joni, mengatakan kampung KB merupakan suatu wilayah setingkat RW yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program KKBPK dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sitematis.

“Apresiasi dan penghargaan serta terima kasih kepada seluruh jajaran terkait atas kepedulian dan tanggungjawab moral kita bersama untuk keberhasilan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga,"sebut Elfi Joni.

Ditambahkan, Lurah Kelurahan Tanjung Pauh Helmita, sebagai salah satu Pencanangan Kampung KB di Kota Payakumbuh, peserta KB aktif di kelurahan Tanjung Pauh sekarang telah mencapai 63,3%, dan kedepannya kita akan tingkatkan dan akan menargetkan untuk tahun 2017 ini menjadikan 71, 66%.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga dalam suatu kesempatan pernah mengungkapkan bahwa Program KB tidak lagi bergema dan terdengar gaungnya lagi. Untuk itu, Presiden mengamanatkan kepada BKKBN agar menyusun kemasan program dan kegiatan yang dapat memperkuat percepatan pencapaian sasaran pembangunan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga tahun 2015-2019 sekaligus menjadi ikon BKKBN.

"Hal penting lainnya yang menjadi harapan Presiden adalah agar kemasan program langsung bersentuhan dan memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia di seluruh tingkat wilayah. Presiden mengintruksikan kepada BKKBN untuk merealisasikan Kampung KB di seluruh Indonesia dan ditargetkan minimal setiap kabupaten/Kota memiliki satu Kampung KB,"ujarnya. (ada)