BIJAKONLINE.COM. (PASAMAN BARAT) Akibat pembayaran ganti rugi, 2006 lalu  tidak tepat sasaran, Jalan Jalur 32, Jorong Pasaman Baru Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat  terancam di tutup ahliwarisnya

"Kami tidak tahu kepada siapa Pemerintah Daerah memberikan ganti rugi, 2006 lalu itu. Soalnya kami sebagai ahliwaris lahan seluas 50 hektare  yang sah, tak ada menerima pembayaran ganti rugi tersebut, " kata Syarifuddin (67), yang didampingi Agussalim (57) dan Pendi Harahab (50) yang merupakan ahliwaris tanah tersebut, Senin, 7 Agustus 2017.

Menurut Syarifuddin,   mereka merupakan ahliwaris yang sah serta mempunyai  bukti-bukti yang cukup kuat. "Kami kaget dan akan mempersoalkan tanah milik kami yang  seluas  50 hektar tersebut , yang sudah banyak juga  di jual oleh orang yang bukan  pemiliknya yang sah," katanya.

Kemudian, kata Syarifuddin, pemerintah harus menjajaki kembali persoalan tanah tersebut, dengan menjelaskan batas sepadan."Bukti yang kami punya sudah sangat jelas batas sipadannya, seperti disebelah timur berbatas dengan tanah Aur Kuning, sebelah Barat berbatas kepala Bandar Batang Tian 1. Pembangunan A.T Majo Sadeo menuju kepersawahan Kayu Bapayuang," tambahnya.

Sedangkan disebelah Utara berbatas dengan Rimbo Tjanduang dengan persawahan A.T Majo Sadeo, serta sebelah selatan berbatas dengan tanah pegawai-pegawai  yang di serahkan pada tahun 1959 dengan perjanjian tertentu.

Sebagai ahli waris, kata Syarifuddin, Kamis, 22 Maret 1973  Daulat yang Dipertuan Parit  Batu, Daulat yang Dipertuan Pucuk Adat Pasaman, Bandaro serta hakim, mulai dari Tk Marah Sidin, Ahmad Bandaro, Malin Rajo Manti, Munir Dt Batuah, Menan Dt Rajo Amat, A.Tasar Majo Sadeo, telah menyerahkan setumpuk tanah kosong seluas 50 hektar kepada mereka. "Penyerahan tersebut tertulis dan kami mempunyai bukti-bukti yang kuat," ujarnya. 

Kini, persoalan tanah tersebut,  sedang diurus."Kami telah meminta tolong kepada penasehat hukum dan kami berharap,  mana yang hak kami harus jadi milik kami," kata Syarifuddin lagi, sembari menyatakan sikap optimisnya. (Arafat)