BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Wiwi Firmalinda, selaku kader posyandu ACI “Aku Cinta Ibu” dinilai tim lomba kader posyandu berprestasi tingkat provinsi Sumatera Barat, di halaman Akademi Teknik Gigi Kel. Padang Karambia Kec. Payakumbuh Selatan, Selasa (1/8).

Selain tim penilai yang diketuai Nevi Irwan Prayitno, turut hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Payakumbuh yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Syahnadel Khairi, Ketua Tim Penggerak PKK, Henni Riza Falepi, Camat, Lurah, Tokoh Masyarakat, hadirin undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Syahnadel Khairi, dalam sambutan walikota Payakumbuh,  mengatakan, pemerintah sangat mendukung program ini karena sejalan dengan program pemerintah dibidang kesehatan dan pendidikan.

Pemerintah sangat mendukung kegiatan ini, karena merupakan salah satu wujud program pemerintah dibidang kesehatan dan pendidikan khususnya dalam program revitalisasi posyandu, bina keluarga balita (BKB), serta pendidikan anak usia dini (PAUD), termasuk pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM) dan posyandu lansia. 

Syahnadel menambahkan pemerintah kota Payakumbuh sangat mendukung kegiatan-kegiatan Posyandu di daerah ini. Bentuk dukungan yang diberikan pemerintah, diantaranya berupa  pengalokasian dana kegiatan revitalisasi posyandu, BKB, dan PAUD serta Pos Bindu dan Posyandu Lansia melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pembentukan Kelompok Kerja Operasional (pokjanal) terintegrasi di kota, kecamatan dan kelompok kerja (pokja) posyandu kelurahan dan sekretariat, memberikan bantuan transport kepada kader, memberikan reward dan penghargaan bagi kader posyandu, kader BKB dan pendidik PAUD yang berprestasi. Pada tahun 2017 ini, melalui DPA DP3AP2KB diadakan pembuatan baju kader posyandu, BKB dan Pos KB.

Syahnadel juga menyampaikan bahwa  sebagai salah satu kota yang ditunjuk sebagai percontohan pengelolaan sistem informasi posyandu (SIP), sistem tersebut masih terus dijalankan sampai saat ini.

SIP sampai saat ini masih berjalan dimana format laporan SIP Posyandu disampaikan ke masing-masing kelurahan dan dikirimkan ke DP3AP2KB. Walikota Payakumbuh berharap semoga prestasi Payakumbuh terus meningkat.

“Harapan kami pada tahun 2017 ini, kota Payakumbuh khususnya kelurahan Padang Karambia Kecamatan Payakumbuh Selatan, bisa mendapatkan prestasi terbaik di tingkat provinsi Sumatera Barat,” harap Syahnadel.

“Kunjungan tim tersebut merupakan penilaian lapangan setelah sebelumnya Wiwi Firmalinda masuk nominasi 5 besar kategori kota dalam expose yang dilakukan di provinsi bulan April lalu. Empat kader dari kota lain yang akan ikut bersaing adalah dari Kota Padang, Sawahlunto, Pariaman dan Padang Panjang, “ujar Syahnadel.

Sementara itu Ny. Nevi Irwan Prayitno, selaku ketua tim sekaligus ketua TP-PKK, mentatakan, adapun pelaksanaan penilaian dilakukan terhadap kegiatan posyandu. terintegrasi BKB dan PAUD meliputi 8 aspek, yaitu Aspek Pokjanal dan Pokja Posyandu, Kesehatan, BKB,PKK, partisipasi masyarakat, penerimaan masyarakat, kelengkapan administrasi dan aspek kegiatan kader posyandu.

“Tim Penilai dari kegiatan ini, berasal dari OPD dan lembaga tergabung dalam Pokjanal Posyandu Provinsi Sumatera Barat, terdiri dari saya sendiri, dinas Pembangunan Masyarakat Desa yaitu H. Syafrizal selaku kepala Dinas, Hendrawati Roza, Hendry, dan Nila Hesti, Ade Prima dari dinas kesehatan, Nurbaiti Cabang dari BKKBN dan Hj. Fatmawati dari TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, “Ny. Nevi Irwan Prayitno. (ada)