BIJAK ONLINE (Padang)-Pelaksanan lomba yang dijadwal pagi hari, tertunda, sehingga menjadikan pelaksanaan Festival Dragon Boat Kota Padang, 2017 kian centang parenang.

"Kian centang parenang," kata Prof Eri Berlian ketika berbincang-bincang dengan Tabloid Bijak, di Soto Garuda Lolong Kota Padang, Minggu, 6 Agustus 2017.

Terlihat,  Prof Eri Berlian bergegas-gegas menuju tempat panitia pelaksanan perlombaan dragon boat di Tapi Bandabakali Kawasan GOR Haji Agus Salim. Bahkan, pakar olahraga Universitas Negeri Padang ini  mohon pamit dengan Bupati Padang Pariaman. Padahal waktu itu, Prof Eri Berlian bersama Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, mantan Kadis PSDA Sumbar Alimusri, serta  Ketua PODSI Sumbar, Denok, Plt PODSU Padang Pariaman, Marjan lagi membahas rencana pembangunan Pantai Tiram, yang akan dimanfaatkan untuk pertandingan olahraga dayung, dragon boat, di Porprov 2018 mendatang.   

"Ambo pamit dulu pak bupati dan ambo harus segera ke arena lomba dragon boat, karena ada permasalah serius nampaknya, dan pertandingan yang harus telah dilaksanakan pagi hari, ternyata sampai sekrang belum berlangsung," kata Prof Eri Berlian yang langsung bergerak ke GOR H Agus Salim. Wakt waktu itu telah menunjukakan pukul 12.05 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tabloid Bijak, penundaan pelaksanaan pertandingan karena ada unsur pantia yang melakukan mogok, karena honornya belum juga dibayarkan oleh Kadispora Kota Padang Aswin. 

Akibat penundaan pertandingan tersebut, masyarakat yang sebelumnya sudah ada yang berada di sepanjang bandabakali, bepergian satu persatu dengan nada kekecewaan.

Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, baru terlihat panitia di garis start telah naik keatas pelampungnya. Namun pertandingan, hingga pukul 13.14  belum juga dimulai. Perlombaan baru bisa dilaksanakan, sekitar pukul 13.23 WIB.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Aswin ketika dihubungi melalui selulernya, sekitar pukul 12.45 WIB hanya menjawab singkat. "Ambo lagi rapek," katanya. (PRB)