BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Indo Jalito merupakan sebuah komunitas perkumpulan perempuan Minang yang ada di perantauan, khususnya Jakarta. Gebrakan Indo Jalito, banyak bergerak dibidang sosial. Buktinya, 220 orang anak-anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitanan massal, sejak sepekan ini di Payakumbuh.

Kegiatan bakti sosial dipusatkan di Puskesmas Padang Karambia, Kelurahan Sawah Padang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, baru-baru ini. Secara resmi Walikota Riza Falepi membuka acara tersebut turut hadir Kepala Dinas Sosial Idris, Kepala Dinas Kesehatan Elzadaswarman, Ketua Umum Indo Jalito Nunink Hardiman, Ketua Baksos Yenni Nurdin dan undangan. 

Dalam kesempatan itu, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, mengatakan, dengan diadakan komunitas perantau Minang tergabung dalam Perkumpulan Indo Jalito bersama Pemerintah kota  Payakumbuh melalui kerjasama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.

Sebenarnya keanggotaan dari perkumpulan ini tidak hanya berdarah Minang saja, namun juga merupakan ibu-ibu yang bersuamikan orang Minang. Selain arisan, Indo Jalito juga melakukan kegiatan lainnya, seperti keagamaan, bakti sosial, penggalangan dana untuk bencana dan sebagainya.

Dijelaskan Walikota Riza Falepi, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial disponsori Indo Jalito. Serta hanya ungkapan terimakasih dari lubuk hati terdalam yang bisa kami sampaikan.

"Kepedulian dari para perantau, khususnya perkumpulan Indo Jalito sangat berarti bagi masyarakat kami. Mereka sangat terbantu, setidaknya telah dapat meringankan biaya untuk berkhitan. Untuk itu kami berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat kita laksanakan dimasa mendatang," harap Wako.

Sementara itu, ketua umum Indo Jalito, Nunink Wardiman, mengatakan, saat acara berlangsung, kami sangat berterimakasih sekali kepada walikota, dan seluruh jajarannya terutama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan yang telah membantu kami dalam pelaksanaan bakti sosial ini.

“Kami pun merasa bahagia dan senang karena dapat membantu masyarakat Payakumbuh dan berharap dimasa yang akan datang kegiatan ini dapat berlanjut dimasa mendatang," harap Nunink Wardiman. (ada)