TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)--Demi meningkatkan pengetahuan edukasi para siswa SMA/SMK se-Sumatera Barat, PLN Wilayah Sumbar menggelar Acara Sekolah Pintar Listrik di 32 titik SMK yang ada di Sumatera Barat, Rabu (9/8/2017).

Di Kota Pariaman, ditempatkan, SMKN 3 Pariaman,  Program ini dibuka akil Wali Kota Pariaman Genius Umar,   yang diikuti  100 orang siswa taruna/i yang di kepalai Rafuddin Tanjung. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Dirut PLN Sumbar Oktaviandi, Kabid SMK Disdik Provinsi Sumbar Sofrizal, Pengawas dari Disdikpora Kota Pariaman dan Ketua Komite Sekolah SMKN 3 serta para guru SMKN 3 Kota Pariaman. 

Program ini dilakukan PLN Sumbar sebagai bentuk pembelajaran langsung tentang teknis tata kerja PLN Sumbar yang diselenggarakan terhadap siswa SMK yang mengambil jurusan listrik secara serentak diadakan di SMK yang ditunjuk Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.

Genius Umar dalam sambutannya mengatakan program ini merupakan wujud sumbangsih PLN terhadap generasi muda, khususnya dalam dunia pendidikan.

Lebih lanjut, Genius Umar mengungkapkan hasil dari realisasi program ini haruslah mampu memiliki skil dalam pengembangan SDM yang berkualitas dalam upaya memperbaiki ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan secara disiplin dan bertanggung jawab.

“Sehingga, apabila siswa/siswi yang tamat dari SMK walaupun terkendala biaya untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, para tamatan SMK mampu berdedikasidan bekerja sesuai dengan disiplin ilmu yang didapat dibangku SMK,” tutur Genius.

Kepala Sekolah SMKN 3 Kota Pariaman mengharapkan program ini bisa berkelanjutan setiap tahunnya diadakan oleh PLN, karena disamping menunjang ilmu kejuruan juga sebagai dukungan praktek lapangan sebagai upaya dalam pengembangan ilmu pendidikan yang bermanfaat dan bernilai guna.

Di tempat yang sama, Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Sofrizal menyampaikan dukungannya terhadap program yang dilakukan PLN ini.

“Jika ada diantara para siswa-siswi yang berprestasi namun tidak mampu keuangan keluarganya untuk melanjutkan studi mohon diberikan beasiswa, dan bagi yang berprestasi dan mencukupi persyaratan kerja diharapakan PLN menjadikan potensi tersebut sebagai prioritas untuk menerima tenaga kerja,” ujar Sofrizal.

Sementara itu, Perwakilan Dirut PLN Sumbar Oktaviandi menyampaikan metode yang dilakukan PLN dalam Sekolah Listrik Pintar ini adalah selama satu hari dengan menggunakan sistem belajar mengajar penyampaian materi, diskusi tanya jawab dan perlombaan karikatur.[phaik/amir]