BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Pimpinan Pesantren Terpadu kota Payakumbuh Insan Cendekia dan H Ahmad Maududi, mengatakan, langkah strategis menyatukan umat Islam, dimulai dari menyatukan langkah para ulama dan da'i-nya. 

“Itulah salah satu alasan para alumnus Universitas Al Azhar Mesir Sumatera Barat, menggelar silaturrahim dan halal bihalal, di Ponpes Sumatera Thawalib Parabek, Bukittinggi, Minggu 6/8), “ujar Insan Cendekia dan H. Ahmad Maududi kepada tabloidbijak.com di Payakumbuh usai kegiatan digelar, Minggu (6/8). 

Dijelaskannya, mereka yang tergabung dalam Ikatan Alumni Al-Azhar International (IAAI) Sumatera Barat ini, serempak menyatukan visi untuk menggarap lahan dakwah secara bersama-sama.

Kami akui, kiprah persatuan alumni Al-Azhar secara kelembagaan dirasa masih kurang di tengah masyarakat. Saat ini yang baru terlihat secara personal saja. "Semoga dengan dikukuhkannya pengurus IAAI ini, bisa membangkitkan gaung alumni Al-Azhar Mesir ke panggung nasional dan internasional. Potensi para alumni ini sangat luar biasa," jelasnya.

Ditambahkan Ustadz Maududi, jika potensi-potensi para alumni yang ada ini bisa disatukan, hasilnya tentu lebih luar biasa lagi, permasalahan umat yang sangat kompleks saat ini, menunggu kiprah para dai dan ulama. Dengan bersatunya para ulama yang pernah menuntut ilmu di Timur Tengah tersebut diharapkan menjadi satu kekuatan untuk menyelesaikan persoalan umat.

Acara diikuti seratus orang para "Lc" tersebut dimulai pukul 9.00 WIB hingga sebelum shalat zuhur. Lepas menunaikan shalat zuhur, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan santap siang. Tak ketinggalan, diiringi dengan sesi berta'arruf dan berfoto ria. Untuk mempererat silaturrahim, sebahagian peserta laki-laki melanjutkannya dengan pertandingan futsal persahabatan. 

Menurut Ustadz Hidayat, akhir Agustus bulan ini, segera akan diadakan rapat pegurus IAAI untuk merampungkan program-program. "Kita punya banyak agenda-agenda dakwah yang akan digarap alumni IAAI. Insya Allah akhir bulan ini, akan segera berjalan,"ulasnya. 

Sementara itu, ketua IAAI Sumbar, Ustadz H Hidayatullah, yang baru dikukuhkan jabatannya itu menambahkan, rekan-rekannya sesama kuliah di Mesir banyak yang sudah larut dengan kesibukan masing-masing. Dari muballigh, pejabat, profesional, hingga pengusaha. 

"Kami melihat kenyataan ini, teman-teman alumni banyak yang telah berkiprah di bidangnya masing-masing. Tinggal kiprah mereka itu, kita harapkan bisa mengharumkan nama almamater mereka. Salah satunya melalui wadah IAAI ini," terangnya.

Dalam kegiatan itu, pimpinan Ponpes Parabek Ustadz H Ilham Tasmi, mengaku sangat bergembira dengan kedatangan teman-teman sekuliahnya dulu. "Kita tentu sangat bergembira dengan kedatangan para alim ulama. Insya Allah kehadiran mereka membawa barokah ke pesantren kita. Apalagi mereka sempat mendoakan lembaga pendidikan kita ini. Tentu semakin harus kita syukuri,"paparnya. (ada)