BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Sebanyak empat sekolah berbagai jenjang pendidikan di kabupaten Limapuluh Kota, dinilai tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Sumatera Barat, bertempat di halaman SMAN 1 kecamatan Suliki, Senin (18/9).

Empat sekolah dinilai tim penilai LSS itu, masing-masingnya TK Pembina Muaro Paiti kecamatan Kapur IX, SDN 04 Andaleh kecamatan Luak, MTsN Limbanang kecamatan Suliki dan SMAN 1 kecamatan Suliki.

Bupati Lima Puluh Kota diwakili Plt Sekda Ir M Yunus, MT dalam sambutannya di hadapan tim penilai di halaman SMAN 1 Kecamatan Suliki, mengharapkan momentum lomba itu dapat merubah perilaku peserta didik untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Lomba ini bukan satu-satunya target atau tujuan utama kita, melainkan juga menjadi salahsatu strategi, program, kegiatan dan jalan untuk mencapai tujuan. Tak kalah pentingnya, lomba ini diharapkan mampu merubah perilaku peserta didik untuk menerapkan hidup bersih dan sehat,” papar Yunus.

Dikatakan, pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta pembinaan lingkungan sekolah/madrasah sehat adalah trias UKS/M yang merupakan tiga unsur penting bagi manusia untuk menjadi sejahtera, sehat dan mandiri. 

Masalah pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar dalam melakukan pembangunan yang nyata, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.

Pembinaan kesehatan di sekolah merupakan strategi yang tepat, mengingat sebagian besar waktu anak dihabiskan di sekolah. Pendidikan dan kesehatan sangat berkaitan, sehingga anak yang sehat bisa belajar dengan baik dan pendidikan juga mendukung tercapainya peningkatan status kesehatan.

“Untuk itu, trias UKS/M diharapkan dapat memberikan peluang ebsar bagi warga sekolah menjadi teladan di lingkungan masyarakat untuk mengkampanyekan pembiasaan hidup sehat ronhani dan jasmani, “harap M. Yunus. 

 Sebelumnya ketua Tim Penilai LSS tingkat Provinsi Sumbar Wiwi Pebriani, menyebutkan, tujuan utama LSS ini adalah pembinaan agar pengelolaan UKS mulai dari tingkat pusat hingga daerah dan sekolah/madrasah terlaksana secara terpadu, terarah, intensif dan berkesinambungan hingga diperoleh hasil yang optimal.

“Pelaksanan LSS ini, adalah evaluasi bagi kita terhadap upaya yang telah dilakukan selama ini dlam pelaksanaan UKS/M sesuai tujuan akhirnya yaiut membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, sebagai salahsatu upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan peserta didik,” jelas Wiwi.

Sementara itu, kepala SMAN 1 Suliki Eriswandi kepada wartawan berharap mampu tampil sebagai SMA terbaik di tingkat Sumbar. “Kami berharap bisa menjadi mewakili Provinsi Sumbar untuk lomba tingkat nasional,” ulas Eriswandi. (ada)

google+

linkedin