BIJAKONLINE (Pasaman)-Menindak lanjut maraknya penyalahgunaan bahaya narkoba di Pasaman Barat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Barat, melalui Kabid SD Zulkarnain, sepakat melakukan sosialisasi penyalahgunaan bahaya narkoba dan tes urin terhadap kepala sekolah tingkat SD di Pasbar.

"Ini sangat baik untuk mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan kepala sekolah, sehingga dunia pendidikan di Pasbar betul-betul bersih dari penyalahgunaan barang haram ini," kata kabi SD, Zulkarnain, Kasi PMGTK,  Hendrizal didampingi Ketua Tim anti narkoba Pasaman Barat Burhan Sikumbang, pada media Bijakonline.com, Senin 11/9/2017.

Dikatakan, sosialisasi bahaya narkoba sekaligus ter urin akan dilakukan terhadap  265 kepala sekolah se-Pasbar, Kamis mendatang. Tesnya  akan di lakukan di Dinas Pendidikan Pasaman Barat, dengan harapan kepala sekolah bebas dari penyalahgunaan dan pengkonsumsian narkoba.

"Kita berharapa dengan adanya sosialisasi ini akan menjauhkan anak didik, guru-guru dan kepala sekolah di Pasbar dari penyalahgunaan  bahaya narkoba, yang kini trngah meroket di daerah kita ini," kata Zulkarnain.

Sementara Ketua tim relawan  anti narkoba Kabupaten Pasaman Barat,Burhan Sikumbang menyampaikan, selain mereka, nantinya akan hadir  pihak BNNP Sumbar, untuk melakukan sosialisasi sekaligus melakukan ter urin terhadap seluruh kepala sekolah yang hadir.

Khadiran mereka lanjut Burhan, selain melakukan ter urin juga melakukan sosialusasi Pencegahan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba,  (P4GN) yang notabene Pasbar bersih dari narkoba, terutama pada dunia pendidikan.

"Majunya Pasaman Barat sangat tergantung dari kualitas pendidikan yang ada, untuk itu kita sangat perlu membebaskan pendidikan dari bahaya penyalahgunaan narkoba, yang indikasinya saat ini sangat marak penggunaannya" kata Burhan Sikumbang.

Sosialisasi yang di lakukan akan menghadirkan pemateri Pencegahan, pemateri  pemberantasan narkoba, pemateri Rehabilitasi  dan pemateri pemberdayaan sehingga Pasbar akan lebih  bersih dari penyalahgunaan narkoba dan menuju masyarakat sehat, terutama Pada ndidikan di kabupaten itu betul-betul bebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba. (Arafat)

google+

linkedin