BIJAK ONLINE (Solok)-Mantan Walikota Solok periode 2005-2010 sekaligus Mantan Bupati Solok Periode 2010-2015 Drs. Syamsu Rahim yang dipecat oleh Partai NasDem membenarkan pemecatan atas dirinya.

Kepada Tabloid Bijak SR mengatakan itu merupakan jalan tengah yang diambil Surya Paloh guna menetralisir suasana. "Iya, saya diberhentikan dan itu merupakan jalan tengah yang di ambil Ketum untuk menetralisir suasana," ujar Syamsu Rahim, 14 September 2017.

Dirinya membantah pemecatan yang diakibatkan oleh Mosi Tak Percaya 16 DPD dari 19 DPD yang ada di Sumatera Barat. "Bukan, itu bukan karena mosi tidak percaya," bantahnya.

Selain SR, H. Endre Saifoel juga dipecat dari jabatan Komperwil Partai NasDem Sumbar dan ia mengaku legowo atas putusan DPP Partai NasDem tersebut. Anggota Komisi VII DPR RI ini mengatakan, rotasi yang dilakukan oleh DPP NasDem terhadap pengurus DPW NasDem Sumbar ini adalah sebuah upaya untuk menghentikan kekisruhan yang terjadi antara Ketua DPW NasDem Sumbar, Syamsu Rahim, dengan sebagian besar DPD NasDem di Sumatera Barat.

“Pemberhentian saya sebagai Komperwil Sumbar tidak akan menyurutkan langkah saya untuk tetap berupaya membesarkan partai NasDem di Sumatera Barat,” ujar Endre, pada saat ditemui di DPP NasDem Jakarta, Kamis, (14/9/2017) sebagaimana dilansir Independen Ekspos.** Risko Mardianto

google+

linkedin