BIJAK ONLINE (Solok)-Ketua Dewan Pimpina Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Solok, Herdiyulis yang akrab disapa HY  menganggap politik adalah seni  meraih kekuasaan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat.

"Jadi berpolitik merupakan sarana memperjuangkan nasib orang banyak," kata Herdiyulis kepada Tabloid Bijak.

Menurut  Herdiyulis, dirinya akan bekerja maksimal sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Solok dan membawa PPP mencapai target 3 besar secara nasional. "Tugas saya adalah mengabdi untuk masyarakat Kota Solok dan membawa PPP meraih 3 besar secara nasional dalam Pemilu 2019 sesuai intruksi Ketua Umum DPP PPP, " jelasnya. 

Ketika dikonfirmasi terkait dualisme PPP yang menjadi perbincangan hangat dimedia massa dan kedai-kedai dipinggiran Kota Solok saat ini dirinya memastikan jika PPP hanya satu yakni PPP dengan Ketua Umum Ir. H. M. Romahurmuziy, selain itu tidak ada. "PPP itu satu saja, Ketumnya Bapak Romahurmuziy, selain itu tidak ada PPP, termasuk di Kota Solok," tegasnya, Senin (18/9).

HY menuturkan dirinya siap membesarkan partai berlambang kakbah itu dengan sekuat tenaga tanpa harus menyikapi pendapat yang menyatakan ada dualisme PPP. "Saya tidak ingin berkomentar karna bagi saya PPP itu hanya satu dan saya siap membesarkannya, sekarang saya kerja saja dengan bismillah", tutur HY sambil tersenyum.

Sebagai wakil rakyat Kota Solok Herdiyulis ingin mengawasi keberadaan legislasi anggaran APBD yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat. "Misi saya mengawasi keberadaan legislasi anggaran APBD yang berpihak kepada kepentingan kesejahteraan rakyat melalui program dan kegiatan yang dijalankan pemerintah", tutup Herdi.** Risko Mardianto

google+

linkedin