TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)---Dalam rangka menyambut Tahun Batu Hijriyah 1439 H/2017 yang disebut juga dengan tahun baru Islam, Pengurus Mesjid Raya Kampung Baru Pariaman Tengah Kota Pariaman, akan mengadakan Tabliq Akbar, dengan penceramah H. Alizar Chan, M.Ag, Kapala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok.

Hal itu disampaikan Sekretaris Pengerus Mesjid Raya Kampung Baru, Rasyid, SE, MM, usai shalat zuhur, Kamis (14/9/2017). Rencana Tabliq Akbar itu, Selasa (19/9/2017), malam. Sesuai dengan hitungannya, jatuhnya tahun baru Islam, Kamis (21/9/2017).

Dikatakan, makna dari tahun baru Islam Hijrah itu sendiri artinya berpindah, bisa jadi berpindah dari satu tempat ketempat lain, atau berpindah dari suatu peristiwa ke peristiwa lain, atau berpindah dari perilaku satu ke perilaku lain, menuju pada hal yang lebih baik dari sebelum perpindahan. 

Jadi, jika umat Islam stagnan pada satu kondisi, apakah perilaku, kondisi, dan wilayah dan tidak menunjukkan perubahan pada sesuatu yang lebih baik, maka sesungguhnya dia telah meninggalkan ruh, hijrah itu sendiri.

Lebih jauh disampaikan, tahun baru Islam disebut juga dengan nama bulan Muharram, artinya yang diharamkan atau sangat dihormati. Pada bulan haram itu, -umat Islam memiliki empat bulan Haram-, umat Islam diharamkan untuk berperang, pada bulan itu, genjatan senjata dilakukan, dengan kata lain semangat Muharram adalah semangat perdamaian. 

Sehingga mereka yang mengenal esensi tahun hijriah yang dimulai pada 1 Muharram, adalah mereka yang memiliki kesadaran akan perdamaian, sebagai kasih sayang pada seluruh umat manusia, menjadikan kehadirannya sebagai berkah bagi alam semesta.

Disampaikan, untuk meriahnya acara peringatan Tahun Baru Islam itu, diharapkan masyarakat Desa Kampung Baru, untuk beramai-ramai datang ke Mesjid Raya Kampung Baru, guna mendengarkan pengajian yang akan disampaikan oleh ustazd yang diundang sari Solok tersebut.

“Kita harapkan dari pengajian yang disampaikan ustazd nantinya, dapat membawa perubahan kepada diri kita masing-masing kepada yang lebih baik dari sebelumnya. Artinya, kita tinggalkan yang buruk atau yang jelek dan kita masuki kehidupan baru yang lebih baik, itu lah yang disebut dengan hijriyah,” ujar Rasyid. (amir)

google+

linkedin