BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Tim Penggerak  Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), agar mampu melaksanakan peran dan fungsinya secara optimal, TP PKK perlu mengetahui apa yang menjadi program pemerintah.

“Untuk berikutnya disinergikan dengan 10 program pokok PKK. Kita berharap, PKK benar-benar mampu menunjang berbagai program pemerintah,”ujar ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Nevi Irwan Prayitno dihadapan ketua TP PKK kabupaten Limapuluh Kota Ny. Monalisa Irfendi Arbi, ketua GOW Eka Ferisal Ridwan dan para pengurus PKK se-kabupaten Limapuluh Kota ketika membuka Bimtek Gerakan PKK Tahun 2017 di pendopo rumah dinas bupati Limapuluh Kota, baru-baru ini.

Menurutnya, berbagai program pembangunan pemerintah membutuhkan keikutsertaan PKK seperti halnya di bidang pendidikan, sosial, kesejahteraan perempuan dan keluarga. Untuk itu, TP PPK mesti berkoordinasi dengan dinas atau instansi pemerintah. Tak kalah pentingnya, para pengurus organisasi ini harus memahami 10 program pokok PKK.

Kita mengajak para Ketua TP PKK kabupaten dan kota selalu berupaya melakukan kerjasama dan bermitra dengan OPD terkait untuk mengarahkan kegiatannya ke lokasi binaan PKK di setiap kecamatan.

Dikatakan, keaktifan kader sangat menentukan keberhasilan gerakan PKK. Karenanya, pengurus harus aktif turun ke PKK nagari-nagari hingga ke jorong-jorong untuk melakukan pamantauan dan pembinaan agar 10 program pokok PKK itu terlaksana. 

Kita ingin TP PKK terus melakukan pembinaan dan mendorong peran kader demi suksesnya 10 program pokok PKK. Pembinaan tersebut dilakukan secara berjenjang mulai dari TP PKK Provinsi, kabupaten, nagari hingga PKK di jorong-jorong sampai ke kelompok dasawisma secara kontiniu.

Lebih lanjut dipaparkan, pelaksanaan Bintek hendaknya tidak hanya untuk melihat permasalahan dan mencari solusinya, namun juga menjadi ajang bersilaturahmi, membangun jembatan hati dan meningkatkan kebersamaan seluruh anggota PKK.

“Untuk itu, seluruhTP PKK harus memahami 10 program pokok PKK secara komprehensif. Selain itu TP PKK juga perlu mengetahui program-program pemerintah dan berkoordinasi dengan dinas atau instansi pemerintah, “jelas Ny. Nevi Irwan Prayitno.

Sebelumnya ketua TP PKK kabupaten Limapuluh Kota Monalisa Irfendi Arbi dalam laporannya mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai pembinaan dan upaya peningkatan kualitas kelembagaan PKK serta mendukung berbagai program pembangunan di daerah ini.

“Selama ini, kami telah aktif membina 13 TP PKK kecamatan tentang administrasi dan program kerja dari sekretariat  dan pokja 1 sampai IV. Berikunya, mengadakan lomba ketua kelompok dasawisma, aktif dalam pencanangan bulan bakti dasawisma dan gerakan tanam cabe dalam polybag,” terang Monalisa.

Selain itu, ucap Monalisa, TP PKK daerah ini juga aktif menjadi nara sumber Bintek TP PKK, aktif dalam lomba nagari berprestasi, membina TP PKK nagari dalam berbagai bidang. TP PKK ini juga aktif dalam lomba satuan gerak PKK dan kegiatan Jambore kader PKK berprestasi.

Sementara bupati Limapuluh Kota diwakili Asisten Administrasi Umum Taufik Hidayat, SE dalam sambutannya berharap kedatangan TP PKK Provinsi Sumatera barat dapat memberikan pencerahan bagi TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota. Senada, Taufik juga ingin PKK mampu menunjang gerak pembangunan di daerah.

“TP-PKK Lima Puluh Kota mempunyai peran dan fungsi yang strategis dalam pembangunan. Kita berharap PKK lebih meningkatkan perannya di tengah masyarakat,”harap Taufik. (ada)

google+

linkedin