BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)--Lebih dari 3000 warga Payakumbuh tumpah ke  Jalan Protokol, sepanjang Jalan Soekarno Hatta, menggelar aksi jalan kaki (longmarch), mengumpulkan dana kepedulian masyarakat, terdapat kekejaman yang terjadi pada umat muslim Rohingya, Minggu pagi (17/9).

Aksi bersama jajaran Pemko Payakumbuh, Kementerian Agama kota Payakumbuh, MUI kota Payakumbuh, Perpani kota Payakumbuh, Pengda Masyarakat Ekonomi Syariah diikuti oleh seluruh warga Payakumbuh, mulai dari alim ulama, tokoh masyarakat, ninik mamak, anak-anak sekolah, kelompok-kelompok pengajian, pesantren dan lainnya ini berlangsung tertib dan ramai.

Start mulai dari halaman kantor Balaikota ex lapangan Poliko, menyusuri jalan protokol Soekarno-Hatta sampai finish di Ngalau Indah Payakumbuh. Aksi yang diorganisir ormas “Muslim Bersaudara Sehati” dan “OneCare” ini mentargetkan donasi sekitar 200 juta untuk disalurkan untuk muslim di Rohingya,”ujar Narsil Cutin selaku ketua panitia dalam aksi tersebut.

Setibanya rombongan longmart di Medan Nan Bapaneh Ngalau, aksi dilanjutkan dengan pembacaan puisi-puisi peduli Rohingya, mulai dari ketua DPRD Payakumbuh, YB Dt. Parmato Alam, Wakil Walikota, Suwandel Muchtar, Walikota Payakumbuh, Riza Falepi.

Kemudian salah seorang anggota DPRD dari Fraksi Garindra, Wulan Denura menyampaikan pesan lewat puisi kepedulian Rohingya. Dalam aksi itu, tidak ketinggalan pula Kadis Pariwisata Efriza Zaharman dengan suara lantang agar kekejaman yang terjadi dihentikan.

Disela-sela puisi juga ada aksi seni Theatrikal dan Orasi-orasi, aksi penggalangan dana terus juga berlangsung dengan diiringi kumandang  takbir “Allahu Akbar” dari para peserta aksi yang memenuhi area Ngalau Payakumbuh.

Pula ikut serta Kakan.Kemenag Payakumbuh, Ari Faber dan salah seorang Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, H Irsyad Syafar pula memberikan Tausyiah dan Orasi dalam menyemangati para peserta aksi dan pandangan terkait kepedulian umat muslim pada penderitaan saudaranya di Rohingya, Myanmar.

Usai aksi kepedulian, Wulan Denura kepada sejumlah wartawan, mengatakan, bagi memastikan perpaduan rakyat pelbagai kaum dapat dicapai dan dikekalkan, wakil rakyat perlu memainkan peranan mereka. Peranan wakil rakyat ini penting, dalam memastikan keharmonian dan semangat bersatu hati dalam kalangan kepelbagaian kaum di negara ini.

“Saya lihat rakyat sekarang berbeda dengan dahulu. Dahulu kita boleh bercampur, bermain sekali, tetapi sekarang sudah tidak ada lagi. “Ini tugas wakil rakyat, untuk menyatupadukan rakyat. Apabila bercakap, jangan hendak mengapi-apikan sahaja, kita mesti ke arah bersatu padu,” tegas Wulan. (ada)

google+

linkedin