TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Calon Jemaah Haji Kota Pariaman yang akan berangkat Tahun 2018, telah mulai melakukan Munasik Haji dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pariaman, di Mushalla Kantor Wali Kota Pariaman, Sabtu (21/10/2017).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakamenag) Kota Pariaman, H. Muhammad Nur, MA mengatakan, ibadah Haji itu bedah dengan ibadah lain, karena itu sebelum berangkat perlu diadakan Munasik Haji terlebih dahulu.

“Soalnya ilmu haji itu jarang dipelajari dan diajarkan kepada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, makanya perlu diadakan terlebih dahulu Munasik Haji, supaya kita mempunyai bekal ilmu dalam melaksanakan ibadah haji,” ujar Muhammad Nur.

Dikatakan, berusalah menjadi haji Mandiri nanti, artinya jangan banyak ketergantungan kepada orang lain, pelajari dan mantapkan tatacara berhaji, usahakan untuk menghafal do’a-do’a yang menyangkut dengan amal ibadah haji.

“Jadi lebih cepat melaksanakan Munasik Haji, akan lebih baik buat diri Calon Jemaah Haji. Disamping Munasik Haji, perlu juga dari sekarang, menjaga kebugaran dan kesehatan, karena ibadah haji juga memerlukan badan yang sehat,” tukuknya.

Sementara itu Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumatera Barat, Dr. H. Dasril, M. Ag, dalam ceramahnya mengatakan, sebelum pergi Haji, perlu terlebih dahulu dipahami tujuan pergi haji, jangan hanya sekedar pergi haji untuk mengambil gelar haji, tetapi ada yang lebih penting dari itu.

Menurut Dasril pergi haji itu adalah dalam rangka mencari Ridha Allah Swt, artinya mencari apa yang disenangi oleh Allah Swt, kalau ingin mendapatkan kesenangan Allah, tentu kita harus berbuat dan bertindak dalam prilaku sehari-hari, mengerjakan apa yang membuat Allah Swt senang.

Salah contoh Dasril memisalkan, sebagai warga Kota Pariaman, akan bertemu dan menghadap Wali Kota Pariaman, sebelum menghadap pasti, kita mempersiapkan diri, mulai dari cara berpakaian, termasuk kebersihan badan, pokoknya, bagaimana Wali Kota itu ketika kita bertemu dengannyaa dia senang melihat diri kita.

“Kalau Wali Kota Pariaman, sudah senang kepada kita, pasti dia akan memberi bantuan kepada kita. Begitu pula kita akan menghadap Allah Swt, tentu lebih dari itu persiapannya,” ujar Buya Dasril menjelaskan.

Ketua IPHI Kota Pariaman, Drs. H. Ali Anis, mengatakan, jumlah Calon Jemaah Haji Kota Pariaman yang akan berangkat Tahun 2018, sementara yang sudah masuk kowta berjumlah 103 orang, kemungkinan saja bisa ada penambahan. “khusus untuk Kota Pariaman yang melaksanakan bimbingan Munasik Haji, hanya satu IPHI Kota Pariaman,” tuturnya.

Ikut juga memberikan pencerahan pada kesempatan itu, Dr. H. Asfar Amir Tanjung, H. Junaidi, S.Ag, M. Ag dan Drs. H. Syafruddin Hamid. Pada kesempatan itu disepakati pertemuan 1 kali seminggu setiap hari Minggu jam 9.00 Wib di Mushalla Balai Kota Pariaman. (amir)

google+

linkedin