TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Wali Kota Pariaman, Drs.H. Mukhlis Rahman, MM  memberikan apresiasi kepada jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman, atas kinerja mereka yang telah mendistribusikan zakat ASN Pemko Pariaman kepada masyarakat, dengan program-program yang dibuatnya.

"Program yang dibuat Baznas Kota Pariaman, adalah program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dan langsung diterima oleh para Mustahik yang layak menerima bantuan tersebut," ujarnya

Hal tersebut disampaikan Mukhlis Rahman ketika memberikan sambutan pada acara Pembinaan dan Pengawasan Program Pendayagunaan "Pariaman Makmur" (Ekonomi Produktif) oleh Baznas Kota Pariaman, bertempat di Kantor Baznas Kota Pariaman, Kamis (19/10/2017).

Dikatakan, dengan adanya pembinaan dan pengawasan dari Baznas terhadap para Mustahik penerima bantuan program Pariaman Makmur 2016 lalu, diharapkan mereka akan dapat semakin mengembangkan usahanya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

"Walau hanya 6% dari total 543 orang penerima bantuan di tahun 2016 lalu, yaitu sebanyak 37 orang, mereka akan dibina dengan serius oleh Baznas, dengan menerima bantuan modal usaha yang sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) untuk pengembangan usaha yang mereka ajukan," tuturnya.

Mukhlis Rahman mengharapkan para mustahik yang sudah  dibina nantinya, mampu untuk mengembangkan usahanya, sehingga diharapkan mereka yang semula Mustahik dapat menjadi Muzakki (orang pemberi zakat) sehingga tujuan BAZNAS Kota Pariamaan mengurangi angka kemiskinan di Kota Pariaman, dapat terwujud.

"Kalau mereka telah sukses, insyaallah mereka tidak akan mau lagi menerima bantuan, dan malah akan menyalurkan zakat, seperti salah satu Mustahik penerima bantuan di tahun 2016 lalu, yang saat ini ia telah menjadi Muzakki," ungkapnya.

Dalam keterangan dari Wakil Ketua I Baznas Kota Pariaman, Asman Yahya mengatakan di tahun 2016 lalu Baznas Kota Pariaman telah menyerahkan zakat kepada 543 orang Mustahik dengan besar bantuan Rp. 1.500.000/Mustahik.  

Kemudian dari jumlah mustahik keseluruhan dilaksanakan monitoring yang terdiri dari dua tahap. Dimana tahap I dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2016 s/d tanggal 10 Januari 2017, dan Tahap II pada tanggal 25 April s/d 24 Mei 2017 dengan hasil penilaian, kategori A (Usaha Yang mungkin berkembang) sebanyak 37 Mustahik (6%), Kategori B ( Usaha Belum berkembang) sebanyak 404 mustahik (75%), dan Kategori C (Usaha Tidak Jalan) sebanyak 102 Mustahik  (19%).

"Jadi saat ini kita komit untuk mengembangkan 37 Mustahik ini, agar usaha mereka dapat semakin berkembang dan maju, sehingga dapat mengangkat derajat kehidupan mereka nantinya, seperti salah satu Mustahik yang saat ini telah menjadi Muzakki," tuturnya menjelaskan.

Kedepan mereka yang mendapatkan pembinaan akan mendapatkan tambahan bantuan modal usaha sesuai dengan usaha yang mereka jalankan, dan akan menjadi percontohan untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) binaan dari Baznas Kota Pariaman.

"Dengan program yang kita laksanakan ini, merupakan keinginan dan usaha dari Walikota Pariaman bapak Mukhlis Rahman untuk mensejahterakan masyarakat Kota Pariaman dengan adanya Baznas Kota Pariaman," tutupnya

Acara pembinaan ini, juga diisi oleh Narasumber dari Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman yang memberikan materi tentang Teknik Pengelolaan dan Management Ekonomi Produktif kepada para Mustahik peserta Pembinaan dari Baznas Kota Pariaman. (J/amir)

google+

linkedin