BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Menyambut TDS Etape 4 di Payakumbuh tahun 2017 ini, agak berbeda dengan tahun lalu, kali ini, bakal menyuguhkan beragam hiburan dan pertunjukkan kesenian khas tradisional kota Payakumbuh.

"Ivent bergengsi ini, nantinya akan ada berbagai pertunjukkan seperti Pacu Itiak yang menjadi permainan anak nagari. Kemudian penampilan kesenian baik itu musik maupun tari-tarian khas Payakumbuh," ujarKadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Elfriza Zaharman didampingi kasi Promosi Dewi Novita kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (19/10).

Elfriza Zaharman yang akrap disapa Cece ini, menyebutkan Etape 4 TdS di Payakumbuh berlangsung pada 21 November 2017 dengan rute dari Kota Solok menuju kota Payakumbuh.

Selama TDS berlangsung, pembalap bakal menempuh jarak sepanjang 156 kilometer dengan daerah yang dilalui seperti Nagari Saniang Baka, Nagari Muaro Pingai, Pasar Junjung Sirih Paninggahan, Malalo, Batipuh Selatan, Kubu Rayo Kaum Batu Sangkar, Batu Sangkar menuju Baso dan terus finish di Kota Payakumbuh.

"Tahun ini pembalap akan lebih banyak melewati daerah atau spot destinasi yang ada di Payakumbuh seperti Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Tugu Labuh Basilang, Tugu Adipura, hamparan sawah di beberapa daerah, dan Kawasan Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah," ulas Cece.

Ditambahkan Dewi Novita, selain hiburan khas, pembalap dan official tim peserta balapan juga akan disuguhkan dengan berbagai kuliner khas. Dengan begitu kita berharap agar pelaksanaan iven tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya sehingga bisa mendongkrak kunjungan pariwisata ke kota biru (Payakumbuh-red) ini.

"Tahun ini kami berharap juga akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 10-15 persen dari tahun sebelumnya," harap Dewi Novita. (ada)

google+

linkedin