TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)--Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumbar menggelar kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kreatif 2017 di halaman Kantor Kecamatan Pariaman Timur, Senin, (6/11/2017).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Sumbar Mardalena Wati Yulia serta anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Persatuan dan Pembangunan Muhammad Iqbal yang membidangi kesehatan, tenaga kerja dan kependudukan serta 200 orang masyarakat se Kota Pariaman sebagai peserta.

Anggota DPR-RI periode 2014-2019 mewakili Dapil Sumatera Barat II, Muhammad Iqbal menjelaskan Program KB merupakan andalan Pemerintah semenjak zaman Presiden Soeharto, tetapi sayang setelah reformasi Program KB mulai redup dan mulai hidup kembali tahun 2004 sampai sekarang. 

Dikatakan, Program KB bertujuan untuk pengendalian jumlah penduduk, karena pada saat ini Indonesia berada di peringkat ke-4 jumlah penduduk terbanyak di dunia. Dapat diprediksi bahwasannya pada tahun 2020 Indonesia akan mencapai bonus demografi, artinya sekitar 70 pesen penduduk Indonesia mempunyai usia produktif mulai dari usia 15 sampai 60 tahun.

"Bonus demografi ini bisa menguntungkan jika diiringi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal namun sebaliknya jika jumlah usia produktif yang meningkat tanpa meningkatnya SDM yang handal akan menjadi musibah di negara kita ini", tuturnya. 

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Sumbar Mardalena Wati Yulia, mengatakan selain sosialisasi KB ini Program BKKBN lainnya Kampung KB. Program BKKBN tidak akan sukses jika tidak ada dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah kabupaten/kota seperti saat ini. 

Pada acara tersebut juga ditampilkan kesenian indang kreasi anak SDN11 Koto Marapak yang juga ikut menyampaikan beberapa pesan tentang KB dalam nyanyiannya. 

Program KIE Kreatif merupakan salah satu cara digunakan BKKBN dalam mempromosikan  program-programnya ke masyarakat luas. KIE sendiri lebih dari sekadar mengenalkan, tapi juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Sementara itu Camat Pariaman Timur Hendri mengatakan bahwa pemerintah Kota Pariaman terutama Kecamatan Pariaman Timur sangat mendukung program pemerintah pusat. "Kami sangat mendukung program ini, apalagi pertama kalinya dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Timur. Dengan adanya sosialisasi dari pusat langsung kepada masyarakat dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam program KB ini", tutupnya. (relis/amir)

google+

linkedin