BIJAK ONLINE (Pesisir Selatan)-Akhirnya Saleema Foundation LSM yang berbasis di Texas, Amerika Serikat menepati janji. Lewat pimpinannya, DR. Emad Hamdan kembali berkunjung ke Pesisir Selatan untuk menyelesaikan program bedah rumah yang telah direncanakan April lalu.

Ketua PKK Pesisir Selatan Lisda Rawdha selaku perpanjangan tangan pihak Saleema mengatakan bahwa lembaga non profit yang bergerak di bidang sosial, sanitasi dan pemukiman itu akan memulai proyek pembangunan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTHL) awal Desember mendatang. 

“Insya Allah, awal Desember dimulai program bedah rumah dari Saleema. Mudah-mudahan terealisasi dengan baik,”ucap Lisda Rawdha.

Dia menjelaskan bahwa kemarin malam pihaknya dengan Saleema telah berdiskusi terakit wkatu pelaksanaan program bedah rumah tersebut. 

Dia pun berharap program bedah rumah yang dijanjikan Saleema dapat teruwjud dalam tahun ini, sehingga masyarakat yang mendapat bantuan bedah rumah tersebut merasakan manfaatnya dengan menempati rumah yang telah layak untuk dihuni.

“Kita sempat cemas, ya. Rencananya Oktober kemarin harusnya telah dimulai tapi karena padatnya jadwal dari pihak Saleema baru Desember ini terwujud,”tutur pemegang Award Manusia Bintang tersebut.

Lisda memaparkan bahwa siang tadi dia dan Emad Hamdan meninjau program renovasi rumah yang digagas oleh komunitasnya, Dunsanak Mambantu Dunsanak (DMD), di Kecamatan Batang Kapas. Emad mencari perbandingan antara DMD dengan program yang dia punya.

“Tadi kami meninjau rumah yang telah dibedah oleh DMD yang nilainya satu unit rumah sebar 10 juta dan 15 juta. Sedangkan dari Saleema ini menganggarkan 25 juta untuk satu unit,”terang perempuan yang sangat gigih melakukan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan di daerah dimana suaminya menjabat sebagai bupati, Hendrajoni.

Untuk diketahui bahwa Saleema berjanji  akan membiayai bedah rumah sebanyak 200 unit di Pesisir Selatan. Namun untuk tahap awal tahun 2017 ini yayasan Saleema Foundation akan membedah 11  rumah di Pessel. “"Untuk tahap awal pada Desember ini ada 11 rumah dari 40 unit yang akan dibedah hingga Maret 2018 nanti,"tukas Lisda.

google+

linkedin