BIJAK ONLINE (Padang)-Lembaga Sosial Masyarakat Majelis Masyarakat Anti Korupsi (LSM Mamak) Ranah Minang akan melaporkan kasus dugaan korupsi pada pelaksanaan kompetisi Gala Desa di cabang sepakbola ke Kejaksaan Negeri Padang. Alasannya, karena laporan pertandingan cabang sepakbola di Gala Desa tersebut disinyalir fiktif.

"Kami di LSM Mamak, telah mengumpulkan informasi tentang adanya dugaan korupsi di Gala Desa , khususnya dipertandingan cabang olahraga sepakbola, yang kami duga fiktif," kata Ketua Bidang Advokasi LSM Mamak, Deny Ferrynaldi SH kepada Tabloid Bijak.

Menurut Dany, di ajang Gala Desa tersebut, ada enam cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain, sepakbola, sepak takraw, tenis meja, bola voli, bulutangkis, dan atletik. "Tapi khusus di pertandingan cabang sepakbola, laporannya disinyalir fiktif, " katanya.

Kemudian, kata Dany , seluruh pertandingan Gala Desa, diikuti peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum mewakili desanya masing-masing. Bahkan, seluruh peserta yang ikut Gala Desa, merupakan masyarakat dari perwakilan per Kecamatan. "Khusus di cabang sepkbola, kami tidak mendapatkan informasi atau menemui bukti adanya kompetisi sepakbola di kalangan pelajar tersebut," kata anak Pauhlimo Padang ini.

Sedangkan kompetesi yang detemui, kata Dany lagi, hanya kompetisi Liga Pelajar Indonesia (LPI) antar pelajar se-Kota Padang. "Dugaan kami itu, karena pihak Dispora Padang, sengaja memanfaatkan LPI untuk menyulap pertadingan, seakan-akan kompetisi LPI itu, juga kompetisi Gala Desa di Cabang sepakbola," tambahnya.

Yang hebatnya, kata Dany lagi, disaat pembukaan pertandingan sepakbola LPI muncul spandul Gala Desa, seakan-akan pertandingan LPI itu, juga pertandingan Gala Desa. "Kasus dugaan korupsi ini akan kami giring ke aparat penegak hukum" tambahnya.

Secara terpisah, Yuherdi Kabid Olahraga di Dispora Padang mengatakan kompetisi Gala Desa merupakan program Menpora yang memperatndingan enam cabang olahraga. "Kenam cabang olahraga iu, sepak takraw, tenis meja, bola voli, bulutangkis, atletik dan sepakbola," katanya.

Namun ketika ditanyakan tentang pertandingan sepakbola Gala Desa, Yuherdi hanya memberikan jawaban tentang pertandingan sepakbola LPI yang mempertandingan tingkap pelajar SLTA dan SLTP. Bahkan, Yuherdi menjelaskan urutan juara pertandingan LPI tersebut. Katanya, untuk tingkat SLTA, juara pertama SMA 4, juara kedua SMA 7 dan juara ketiga SMA 5.

Sedangkan untuk tingkat SLTP, juara pertama MTSn Model, juara kedua SMP 13 dan juara ketiga SMP 11. "Khusus MTSn Model sudah tiga kali juara berturut-turut," katanya.

Sedangkan peserta LPI, untuk tingkat SLTP diikuti 40 kesebelasan dn tingkat SLTP 53 kesebelasan. Tapi, Yuherdi tidak memberikan keterangan tentang berapa jumlah peserta Gala Desa dan kesebalasan mana yang juara. (PRB) 

google+

linkedin