BIJAKONLINE.COM (Pasaman Barat)-Insya Allah, jika tidak ada haral melintang, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Musabaqah Tulawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan.

Pantauan media Bijakonline com, Rabu (8/11/2017) musyawarah persiapan MTQ yang akan di selenggarakan Selasa (14/11/2017) mendatang akan diselenggarakan  satu hari penuh di salah satu masjid yang ada di nagari itu.

Rapat persiapan yang berlangsung selain Walinagari Aia Gadang Junaidin, Sekna Nagari Aia Gadang, Jamaris, juga di hadiri Sekretaris Camat Pasaman Halomoan dan perangkatnya, Pj Nagari Aia Gadang Timur Romi SH, Ketua Bamus Nagari Aia Gadang Saji, kepala Jorong dan masyarakat lainnya.

Disela rapat persiapan yang berlangsung Walinagari Aia Gadang, Junaidin menyampaikan, perlunya dilakukan pendekatan dirinterhadap Allah SWT sebab, akhir-akhir ini di sekitar kita banyak tindak kriminal baik pelakunya adalah anak-anak, maupun korbannya adalah anak-anak itu sendir.

Lomba MTQ yang akan di selenggarakan,  diantaranya adalah Tahfiz anak-anak, Tartil dan Tilawah, mulai dari  anak-anak, remaja dan dewasa, cabang lomba tersebut diyakini dapat  mengangkat nilai-nilai keagamaan untuk menegakkan Syiar Islam khususnya anak-anak agar senantiasa dekat dengan ajaran Islam dan  terpaut hatinya dengan masjid.

"Ini merupakan satu upaya mendekatkan anak-anak dengan Islam, melalui MTQ ini  dimana  tidak sekedar berlomba, namun lebih jauh daripada memperoleh juara adalah silaturahim antar peserta sebagai wujud tegaknya Ukhuwah Islamiyah," katanya.

Selain itu lanjutnya, MTQ yang akan dinselenggarakan tersebut patut diapresiasi. Pelaksanaan MTQ membawa misi mendekatkan umat Islam dengan Al-Quran. MTQ diharapkan menjadi stimulan untuk melahirkan generasi qari dan hafidz terbaik yang mengharumkan nama baik Nagari, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi dan memotivasi segenap Muslim lainnya untuk senantiasa meningkatkan kemampuan seni baca Al-Quran.

Diharapkan, berlangsungnya  MTQ tersebut dapat menjadikan motivasi sebagai variasi dalam menyiarkan dakwa Qur’an  agar lebih semangat dalam menjalankanya serta menyiarkan agama islam tidak ada henti-hentinya untuk menyelenggarakan dakwah di tengah-tengah masyarakat. (Arafat)

google+

linkedin