BIJAK ONLINE (PAINAN)-- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat habiskan dana lebih dari Rp500 juta demi Tour de Singkarak etape II di Painan, Minggu 19 November 2017.

Kepala Bidang Kepariwisataan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Wendra mengatakan dana sebesar Rp500 juta yang dikucur dari uang daerah tersebut tersedot paling banyak untuk kontribusi ke pusat dengan total Rp 350 juta. "Selebihnya untuk persiapan kita di daerah," ungkapnya pada wartawan di Painan, Sabtu (18/11).

Menurutnya, untuk kontribusi daerah ke panitia pusat sendiri, terdiri dari biaya hadiah pembalap, biaya penginapan dan transportasi. Sebab, semua item kegiatan itu, diatur panitia dari pusat. "Terdiri dari hadiah Rp50 juta, kontribusi penginapan Rp75 juta. Dan ditambah, untuk transportasi Rp110 juta (panitia pelaksana tds)," sebutnya.

Sedangkan untuk Etape II akan dilaksanakan dari Painan Pesisir Selatan dan dinish di Kota Sawahlunto. 

Adapun rute yang bakal ditempuh pebalap dari berbagai negara itu tercatat aepanjang 166 kilometer. Kejuaraan ini akan diikuti oleh 20 tim sepeda dari 30 negara, diantaranya, 15 tim international dan lima tim nasional. 

Sementara, Hendra (38) salah seorang warga Painan menyebutkan ajang tersebut selama ini belum memberi manfaat berarti bagi masyarakat. Bahkan sebaliknya, justeru membikin warga bingung. Pasalnya, ruas jalan utama Pianan-Padang ditutup, sehingga menyulitkan warga untuk beraktivitas.

"Khususnya bagi para pedagang harian di Pasar Painan ada yang tidak berjualan hari itu. Kan, kasihan kita," tutupnya.

Sebanyak 108 pembalap dari 25 negara bertarung di Tour de Singkarak 2017, yang dimulai, Sabtu, 18 November 2017 akan berlangsung hingga 26 November 2017. Pra apembalap akan menempuh jarak 1.097 kilometer dengan melintasi 18 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. (Teddy Setiawan)

google+

linkedin