TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)--Pemerintah Kota Pariaman dan Polres Pariaman menandatangani nota kesepahaman, Memorandum of Understanding (MoU) tentang Program Pembinaan dan Pelatihan Calon Anggota Polri bagi Putra dan Putri asli daerah Kota Pariaman.

MoU ini ditandatangani langsung Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman dan Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, di ruang rapat Wali Kota Pariaman, selasa (7/11/2017).

Wako Pariaman Mukhlis Rahman, menyatakan dengan adanya MoU ini, akan semakin membuka jalan bagi putra dan putri, anak kamanakan kita, untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan, yang nantinya, akan membuka kesempatan peluang untuk dapat bergabung dengan Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

“Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan mereka dapat meraih impiannya menjadi seorang abdi masyarakat, pengayom di masyarakat, yaitu seorang Polisi, yang akan membanggakan bagi diri mereka dan keluargannya nanti,” tuturnya.

Seorang Polisi yang mempunyai tugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Karena itu, mari kita persiapkan dari sekarang anak-anak kita, agar dapat mewujudkan cita-citanya menjadi seorang Polisi, dan MoU ini, akan semakin memantapkan langkah mereka untuk ikut dalam seleksi masuk anggota Polisi,” ungkapnya.

Mukhlis Rahman juga menyampaikan bahwa Polres Pariaman telah banyak membantu tugas-tugas dan pencapaian visi kota pariaman, untuk menjadi daerah tujuan wisata.

“Pores Pariaman selama ini selalu memback up, setiap event-event yang kita buat di kota pariaman, belum lagi kepedulian akan kebersihan dan keindahan lokasi wisata yang dilakukan para anggota jajaran Polres Pariaman selama ini,” tukasnya

Jajaran Polres Pariaman rutin menggelar bersih pantai di tempat wisata, untuk itu kami mengucapkan terimakasih atas perhatian bapak yang besar selama ini terhadap kemajuan kota pariaman, tutupnya.
Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto menyampaikan bahwa di tahun 2018 mendatang bahwa kepolisian akan membuka pendaftaran mulai dari Akpol, bintara dan tamtama.

“MoU ini adalah upaya sinergi dengan Pemko Pariaman untuk melatih putra-putri asli daerah kota pariaman, yang berusia mulai dari 16 – 19 tahun, untuk dapat mempersiapkan dirinya, mulai dari syarat Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Rohani dan Akademis,” ujarnya.

Adapun bentuk pembinaan dan pelatihan yang kita lakukan akan dilaksanakan selama 6 bulan, dan sudah kita mulai dari September 2017 lalu, sampai nanti di bulan Februari 2018, dan saat ini telah ada 600 putra/putrid kota pariaman yang mendaftar. “Kita akan terus membina dan melatih mereka dan dapat kami sampaikan, pada penerimaan tahun 2016 lalu, Polres Pariaman  merupakan peringkat ke 2 terbanyak di Sumatera Barat yang diterima menjadi calon polisi,” tambahnya.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan pemuda dan pemudi asal kota pariaman yang diterima nantinya menjadi anggota Polisi, dapat menjadi polisi yang professional, unggul dan kompetitif, tutupnya. 

Acara MoU ini dihadiri oleh SOPD terkait, seperti Kadis Dikpora, Kadis Capil, Kadis Kesehatan, Kadis PMPTSP dan Naker serta Para Kepala sekolah SMA/SMK dan MA se Kota Pariaman. (J/amir)

google+

linkedin