BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Ketua Sahabat 86 Nofyan Yunaz, mengatakan, panen perdana bawang merah di jorong Batu Kabau Kenagarian Sitanang kecamatan Lareh Sago Halaban kabupaten Lima Puluh Kota menunjukkan hasil yang memuaskan.

“Budi daya bawang merah di Luak Limopuluah (Payakumbuh dan 50 Kota.red) ini, akan berkelanjutan, dan menghasilkan bawang merah yang sehat dan bebas dari pestisida, “ujar Nofyan Yunaz kepada sejumlah wartawan di Payakumbuh, Senin (13/11).

Dijelaskan Nofyan Yunaz, sebelum melakukan budi daya bawang merah secara organik harus memperhatikan media tanam. Sebelum dilakukan pengolahan, media tanam harus diberi pupuk kandang atau kompos terlebih dahulu.

“Tidak begitu sulit menemukan pupuk kompos, karena dengan memperlakukan peran jerami dan bonggol pisang untuk mengolah limbah terutama limbah peternakan dan pertanian di pedesaan secara terpadu dan sistematik maka akan menghasilkan pupuk bio organik,"kata Nofyan Yunaz.

“Saya merasa tersanjung dengan yang dilakukan masyarakat Kelompok Tani Setangkai Boneh tersebut. Karena menurutnya yang telah dilakukan kelompok tani bulan lalu dengan membuat pupuk kompos sendiri membuahkan hasil yang maksimal, “jelasnya.

Sementara itu Walinagari Sitanang Faniswanri berharap, apa yang sudah dilakukan ini bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah daerah, untuk kepeduliannya terhadap perekonomian masyarakat sekitar di bidang pertanian, khususnya bawang merah tersebut. 

“Budidaya bawang merah dapat menjadi harapan baru bagi warga untuk meningkatkan perekonomian. Selain memiliki nilai keekonomian yang tinggi, upaya penamanam juga tidak mengalami kendala sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal, “ujar Faniswanri. (ada

google+

linkedin