BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Dengan lolosnya lima pelajar diniyah dari kota Payakumbuh, mewakili Sumbar ke tingkat nasional, menunjukkan, bahwa keberadaan sekolah berbasis keagamaan/diniyah tak bisa dianggap sebelah mata.

Demikian dikatakan Walikota Payakumbuh, diwakili Asisten II Setdako Payakumbuh Amriul Dt. Karayiang ketika melepas 5 orang pelajar setingkat sekolah dasar atau diniyah kota Payakumbuh tergabung dalam kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) III nasional, di halaman kantor Balaikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, Rabu (15/11).

Dalam pidato pelepasannya, Asisten II Amriul memberikan apresiasi yang tinggi kepada kelima pelajar tersebut, yang mana mereka telah berhasil mewakili kota Payakumbuh ke tingkat Nasional dalam iven Porsadin 2017.

“Kami atas nama Walikota Payakumbuh, memberikan apresiasi yang tinggi kepada anak-anak sekalian, karena telah mengharumkan nama sekolah dan kota Payakumbuh. Semoga prestasi yang telah kalian ukir hingga saat  ini akan menjadi prestasi yang luar biasa di tingkat nasional nantinya,” ulas Amriul.

Karena sejumlah prestasi baik tingkat propinsi dan nasional yang telah mereka ukir, menjadi bukti nyata kesetaraan sekolah-sekolah berbasis agama dengan sekolah umum.    

Dipenghujung pidato pelepasaannya, Amriul, menghimbau kepada para pelajar tersebut untuk menjaga kesehatan dan kekompakkan serta terus berlatih agar dalam perlombaan nanti bisa tampil lebih maksimal.

“Jagalah kesehatan, kekompakkan serta teruslah berlatih agar saat perlombaan nanti bisa tampil maksimal. Jangan lupa, apapun yang kita usahakan niatkan karena Allah. Berdoalah, semoga kita semua mendapatkan keberhasilan, keberkahan bagi ummat dan kota Payakumbuh,” jelas Amriul.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama kota Payakumbuh Asra Faber, mengharapkan kepada kontingen untuk menjunjung tinggi sportifitas, agar kemenangan yang diraih lebih bermartabat dan terhormat. “Junjung tinggilah sportifitas agar kemenangan yang kita raih lebih terhormat,” ujar Asra Faber.

Sementara itu Ketua Kontingen Porsadin Payakumbuh H. Hasnul Fakhri mengatakan kepada wartawan, Porsadin tahun 2017 ini akan berlangsung di Pasuruan Jawa Timur, 16-19 November mendatang.

Adapun ke lima pelajar tersebut adalah Fadlizil Ikram dan Zafira Najla Rinjani bertanding pada lomba Pidato Bahasa Arab Putra dan Putri, kemudian lomba Pidato Bahasa Indonesia Putra diwakili oleh Haanif Surya Ramadhan, ketiganya palajar SDIT Raudhatul Jannah. Kemudian Rahmat Abdullah lomba Kaligrafi Putra dan Puisi Islami Putra oleh M. Fadhilul Zikri dari SDIT Mutiara Hati.

Selain dihadiri Asisten II dan Ka. KanKemenag, pelepasan rombongan Porsadin Payakumbuh juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Adrian, Kabag Kesra Ipendi, Kepala Sekolah SDIT Raudathul Jannah Syamsuardi, pelatih, dan pendamping. (ada)

google+

linkedin