BIJAK ONLINE (SOLOK)-Wakil Walikota Solok, Reinier, ST, MM mengapresiasi tindakan Bripka Edwardo yang membangun kembali rumah Adrano (32) di Parak Anau Kelurahan Tanah Garam Kota Solok. Rumah Adrano terbakar, Jum'at (3/11).

"Semoga apa yang telah dia berikannya  menjadi amal ibadah dan dapat dijadikan motifasi oleh pihak lain untuk ikut serta meringankan beban masyarakat lainnya yang sedang tertimpa musibah, ungkap wakil walikota Solok saatmengunjungi rumah baru keluarga Adrano yang telah dibangun kembali oleh Bripka Edwardo Cs, Selasa (7/11) di Parak Anau kelurahan Tanah Garam Kota Solok.

Meningkatnya emosional jajaran Polres Solok Kota dalam membantu meringankan beban masyarakat  belakangan ini, merupakan sebuah perubahan yang sangat signifikan dan jelas secara langsung merubah image masyarakat terhadap institusi tersebut, bahwa Kepolisian bukanlah institusi untuk ditakuti, tetapi sebuah institusi yang benar benar mampu dalam mengayomi, membantu,  serta melindungi masyarakat daerah setenpat.

"Terwujudnya sifat sosial yang tinggi  pada anggota Polres Solok Kota itu tidak terlepas dari binaan dan arahan serta contoh atau teladan yang diberikan oleh pemimpin Polisi tersebut, motifasi, dan penekanan prinsip untuk berbuat kearah yang positif membuat jajaran Polres Solok Kota bersikap melebihi tuntutan tugas yang harus dijalaninya, dan hal itu juga menjadi sebuah bukti bahwa jajaran Polres Solok Kota benar benar telah memahami salah satu dari program perioritas Kapolri yakni Profesional, Modern, dan terpercaya (PROMOTER)," ungkap Wakil Walikota Solok mengakhiri.

Kepada awak media, Adrano yang mendiami tenda yang dipinjamkan warga untuk keluarganya pasca kebakaran menjelaskan dirinya tidak tahu siapa yang membantunya. "Tiba-tiba saja material datang, saat ditanya ke sopir truk yang mengantarkannya mereka hanya menjawab disuruh juragannya saja", Jelas Adrano.

Dari informasi yang dirangkum oleh media ini, kebakaran  pada Jum'at  3 November 2017  itu, terjadi sekira jam 14.15 Wib, pada saat kejadian,  rumah tersebut hanya ditunggui oleh istri Adrano, istrinya Meliyanti Yusmina (26)  dan anaknya yang baru berumur 17 bulan, walaupun sempat ditolong warga setempat dan dua Unit Mobil Damkar,  namun sihulambai yang sulit untuk dijinakan menghabiskan seluruh sisi ruang rumah tersebut dan dampak dari kejadian tersebut memaksa keluarga yang mengantongi KK miskin itu untuk tinggal didalam sebuah tenda tampa jendela yang dipinjamkan oleh warga setempat.

Bripka Edwardo yang bertugas sebagai Bhabimkantibmas di Kelurahan Tanah Garam Kota Solok itu enggan memberi keterangan tentang bantuan yang telah diberikannya tersebut.

" Saya membantu dengan ihklas, karena kasihan melihat korban itu,  sebaiknya tidak dipublikasikan karena itu sama saja dengan perbutan yang ria, dan pahala yang diharapkan tidak akan pernah didapatkan " ungkap  Bripka Edwardo. -- Risko Mardianto

google+

linkedin