TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)---Wali kota Pariaman, Drs.H. Mukhlis Rahman, MM  menerima kunjungan 2 orang Anggota Pramuka Luar Biasa (APLB) Cacat Tuna Rungu Indonesia yang mengadakan perjalanan keliling Indonesia, bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan akan keberagaman Indonesia, di ruang kerjanya, Rabu (15/11/2017). 

2 APLB cacat tuna rungu tersebut Muhammad Rusli, kelahiran 21 Mei 1994 di Makassar, sudah hampir 5 tahun mengadakan perjalanan keliling Indonesia, dan hampir keseluruhan wilayah Indonesia sudah dijelajahinya.

Kedua putra Minang, Robby Yahya, kelahiran 28 Januari 1993 di Padang, baru 5 bulan mengikuti jejak Muhammad Rusli, dan sudah mengelilingi Aceh, Riau, Batam dan saat ini di Sumatera Barat, dan Kota Pariaman Kota Pertama, mereka kunjungi. 

Mukhlis Rahman, menyambut baik kedatangan 2 APLB cacat tuna rungu tersebut, dan mengapresiasi atas semangat mereka untuk dapat berkeliling Indonesia dengan keterbatasan mereka. 
"Semangat yang mereka tunjukan seharusnya menjadi motivasi bagi generasi muda lainya, yang diberikan nikmat hidup normal, " tuturnya. 

Mukhlis juga memberikan sedikit uang saku kepada mereka untuk bekal mereka dalam perjalananya untuk keliling Sumbar nantinya. 

Walaupun agak sedikit kurang memahami dengan apa yang mereka terangkan, karena tidak bisa berbicara, hanya dengan isyarat tangan saja, tetapi tidak mengurangi kepercayaan diri mereka, dan semangat mereka untuk menjelajah Nusantara ini.

"Jangan takut untuk mengejar mimpi dengan kemampuan dan keterbatasan yang kita miliki, karena dengan berani mendobrak apa yang orang lain bilang tidak bisa, kita akan lebih punya semangat untuk mengejar mimpi tersebut," ungkapnya.

Selepas dari Kota Pariaman, mereka berencana akan ke Kabupaten Padang Pariaman dan daerah lainya yang ada di Sumbar.

Misi mereka selain keliling indonesia, mereka juga mengambil dokumentasi dengan kepala daerah yang mereka kunjungi, mempelajari kebudayaan di daerah tersebut, dan menceritakannya dengan APLB lainya, untuk memberikan motivasi bahwa seorang cacat juga bisa melakukan perjalanan untuk mengelilingi tanah Nusantara ini, terang mereka. (J/amir)

google+

linkedin