BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)----Salah seorang anggota komisi B DPRD kota Payakumbuh Wulan Denura, mengatakan, mendukung penuh kegiatan Payakumbuh Botuang Festifal (PBF), bakal digelar panitia 26 November-2 Desember 2017 mendatang di pusat kota Payakumbuh dan kelurahan Ampangan, kecamatan Payakumbuh Selatan.

“Kita tahu persis, di Payakumbuh dan sekitarnya, terkenal dengan beragam aneka botuang (Bambu.Red), bahkan salah satu nama kelurahan di Payakumbuh terdapat nama Subarang Botung dan kampung Tanjung Botuang, “ujar Wulan Denura kepada sejumlah wartawan di Payakumbuh, Rabu (8/11).

Menurut bendahara DPC Partai Gerindra Payakumbuh itu, dengan adanya festifal beranekan botuang itu, dia salut dengan kreatifias masyarakat yang telah mengangkat PBF ke tingkat Provinsi dan diharapkan kedepannya melaju ke tingkat nasional, karena gaungnya sangat luar biasa.

“Diyakni PBF sukses, bahkan kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat, seperti apa festifal tersebut?. Apakah akan ada tampil sebuah menara kembar yang dibuat dari bambu, hingga kini banyak masyarakat penasaran dengan PBF itu, yang jelas kami siap mensukseskannya, “jelas Wulan.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga kota Payakumbuh Efriza Zaharman, didampingi Kasi Pelestarian Adat Budaya dan Cagar Budaya, Andalllah Razik Rahman, mengatakan, rancangan acara ini akan dibagi dua yaitu Payakumbuh fest pada 26-28 November 2017, digelar berbagai kegiatan modern fashion, musik akustik, kuliner, dan kolaborasi komunitas dan pada, 1 dan 2 Desember akan ada berbagai pertunjukan seniman-seniman terbaik kita. 

“Kami mengajak seluruh masyarakat Ampangan dan Kota Payakumbuh untuk ikut dalam acara ini. Tempat pelaksanaan juga dibagi dua, pertama di Ampangan yang menyajikan pemandangan alam yang luar biasa. Kemudian di Jembatan Ratapan Ibu, salah satu tempat bersejarah di Payakumbuh.

“Menariknya, sekitar belasan kelompok kesenian dari berbagai daerah seperti Riau, Bandung, Bali dan Yogyakarta telah menyatakan hadir dalam acara PBF 2017 ini, dan termasuk sejumlah peninjau dari luar negeri, “jelas Elfriza Zaharman. (ada)

google+

linkedin