BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Ketua KAN Aua Kuniang, kecamatan Payakumbuh Selatan, YB Dt Parmato Alam yang juga ketua DPRD kota Payakumbuh, mengatakan, dengan akan digelarnya Payakumbuh Botuang Festival (PBF), merupakan suatu kegiatan nilai-nilai strategi dalam mengembangkan potensi daerah.

“Dengan terlaksananya PBF, tentunya akan mengenalkan budaya daerah Payakumbuh ke dunia luar, dan menjadikan budaya wisata daerah yang akan memancing minat datangnya wisatawan ke kota Payakumbuh, “ujar YB Dt. Parmato Alam kepada sejumlah wartawan di Payakumbuh, Rabu (8/11).

Dijelaskan YB. Dt. Parmato Alam, PBF 2017 diharapkan dapat memotivasi masyarakat kota Payakumbuh dalam kegiatan tersebut, "Kita berharap PBF ini menjadi kalender tahunan kota Payakumbuh serta bisa meningkatkan pendapatan bagi masyarakat Payakumbuh," harap YB Dt Parmato Alam. 

Kemudian, salah seorang pengarah PBF Astuti Masdar, siap sukseskan kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut bakal digelar di Payakumbuh 26 November-2 Desember 2017 mendatang di pusat kota Payakumbuh dan Kklurahan Ampangan, kecamatan Payakumbuh Selatan.

“Berdasrkan penelitian, konstruksi bambu, struktur bambu terutama perilaku sambungan bambu, metode pengawetan dan kebutuhan serta spesifikasi bambu, "jelas Astuti Masdar  yang Alumni Doktor UGM ini diruang kerjanya, kampus STT Payakumbuh itu.

Peraih 2 kali Award The Best Paper Award dari Asian Fellowship of Academic Professional (AFAP) dan UTM Publikasi Internasional Bambu dan peraih berbagai hibah penelitian dari Kemenristekdikti dan Pendanaan Publikasi dari Kementrian ke berbagai Negara di Asia seperti Jepang dan Malaysia ini mengajak kita semua untuk mensukseskan kegiatan PBF 2017 ini.

”Melalui kegiatan ini kami juga bakal melibatkan mahasiswa STT Payakumbuh sebagai panitia dan sebagai voluntir serta kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh," jelas Astuti. (ada)

google+

linkedin