BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di kalangan pemerintahan kabupaten Lima Puluh Kota. Bupati setempat  H. Irfendi Arbi meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pelajar untuk  dilakukan Test Urine.

"Saya minta kepada Sekda untuk melakukan kordinasi dan kerja sama dengan pihak terkait, kita tidak ingin kabupaten Lima Puluh Kota dirusak pecandu-pecandu narkoba,"ujar bupati Irfendi Arbi ketika membuka penyuluhan hukum tentang pencegahan  dan pemberantasan narkoba di aula dinas Kesehatan, eks kantor bupati lama, Rabu (13/12).

Menurutnya, Narkoba telah merambah di semua kota kota besar, bahkan telah menyebar keseluruh pelosok nagari, menyerang semua kalangan tidak terlepas kalangan ASN. Paling menguatirkan barang ini juga  masuk di kalangan generasi muda.

"Sangat meprihatinkan dan membuat cemas akan masa depan generasi muda nanti, entah bagaimana kelak bila pengguna barang haram ini terus meningkat. Pada saat ini penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja meningkat tajam, hal itu diakibatkan penyimpangan prilaku anak muda. Jika ini dibiarkan, narkoba diyakini dapat menghancurkan bangsa Indonesia,"tambahnya.

Oleh sebab itu, bupati mengajak semua pihak mengawasi peredaran Narkoba. Menurutnya, Lingkungan, teman-teman, kelauarga merupakan faktor penting dalam penyalahgunaan narkoba ini.

"Saat ini perkembangan pencandu dari tahun ke tahun semakin meningkat, pada umumnya remaja yang berumur 11-25 tahun, dengan kata lain adalah pelajar. Untuk itu, upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar dan genarasi muda sudah seyogianya menjadi tanggung jawab bersama," ajak Irfendi.

Mulai saat ini selaku Aperatur, Irfendi mengajak pemerintah daerah beserta pemerintah nagari dan unsurnya sigap dan waspada yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak itu sendiri.

"Kepada semua unsur terutama walinagari yang ada di kabupaten ini, mari kita jaga bersama-sama generasi muda kita dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat  terealisasikan dengan baik,"ujarnya.

Kesempatan itu, bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada walinagari yang telah peduli dan membuktikan kinerja terutama dalam pembinaan generasi muda. "Khusus kepada walinagari, yang berada di garda terdepan, saya sampaikan apresiasi yang telah peduli dan berhasil membrantas peredaran narkoba di daerah masing-masing,"sebut bupati.

Irfendi juga mengajak semua pihak melakukan upaya kongkret, terutama melakukan kerjasama dengan pihak berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba.

"Kalau perlu, kita adakan razia mendadak secara rutin, dan seluruh Aparatur Sipil Negara di pemerintahan kabupaten Lima Puluh Kota akan kita lakukan tes urine nya. Begitu juga kepada pelajar dan sekolah-sekolah juga akan kita lakukan pemeriksaan,"jelas bupati.

Sementara itu, Panitia Pelaksana penyuluhan hukum tentang pencegahan dan pemeberantasan narkoba, Kasubag Hukum dan Ham Sekretariat daerah, Maradona mengatakan kegiatan ini diikuti 105 peserta dari tiga kecamatan di kabupaten Lima Puluh Kota.

Hadir sebagai Narasumber, Plt Sekda, Taufik Hidayat, Kepala BNN Kota Payakumbuh, AKBP Firdaus, Pengadilan Negeri tanjung Pati, Kasatnarkoba Polres Kota Payakumbuh, Kasat narkoba Polres Lima Puluh Kota, beserta Kejaksaan Negeri Payakumbuh.

"Diharapkan dengan adanya penyuluhan hukum ini, seluruh peserta bisa mengajak masyakat banyak tentang bahaya dan peredaran narkoba. Dengan Harapan berkurangnya warga yang terlibat penyalahgunaan narkoba di kabupaten ini,"ujarnya. (ada)

google+

linkedin