BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Wanita-wanita kabupaten Lima Puluh Kota tersebar di 13 kecamatan, memiliki tenaga  yang  kuat dan hebat. Melihat kenyataan itu, peningkatan keterwakilan perempuan harus didukung sebagai bagian dari perbaikan kondisi demokrasi Indonesia, karena peningkatan keterwakilan adalah bagian dari afirmatif.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lima Puluh Kota H. Irfendi Arbi, ketika membuka rapat koordinasi dan pengukuhan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) kabupaten setempat, di Ballroom Sago Bungsu, Tanjung Pati, Senin (18/12).

Menurutnya, dia sangat mengagumi wanita yang mengejar karier sesuai bidang yang digeluti, dan kagum dengan wanita yang mau berusaha, apalagi wanita yang ingin terjun ke dunia politik.“Kalau mau terjun di politik atau profesi lainnya, harus sungguh-sungguh. Jangan sampai kalah dengan laki laki. Perempuan memiliki banyak kesempatan,”jelas bupati Irfendi Arbi.

Terobosan dan dorongan agar kaum perempuan, dapat masuk ke dalam partai politik dan dapat berpartispasi aktif sesuai dengan sistem politik  yang sekarang berlaku di indonesia. Oleh karena itu, pengurus KPPI Lima Puluh Kota yang dikukuhkan agar dapat menyusun rencana kerja dan aktif melaksanakan kegiatan agar keterwakilan perempuan di lembaga legislatif untuk masa mendatang memenuhi target 30 %.

Bupati Irfendi Arbi meyakini, dengan adanya KPPI kabupaten Lima Puluh Kota diharapkan dapat merobah pradigma politik di kabupaten Lima Puluh Kota."Tertompang harapan untuk berkomitmen melindungi perempuan dan anak terhadap segala bentuk kekerasan, perdagangan manusia serta berupaya mengatasi kesenjangan ekonomi bagi kaum perempuan,"ulasnya.

Sementara itu, panitia pelaksana, Zulmainis, mengatakan koordinasi KNPI ini diharapkan dapat mengembangkan daya politik yang demokratis. "Tujuannya agar tercipta penguatan kelembagaan KNPI sekaligus pembekalan ilmu politik bagi kalangan perempuan,"sebutnya.

Menurutnya, pertemuan ini bertujuan untuk meneguhkan dan sekaligus pembekalan politik bagi perempuan-perempuan politik.“Koordinasi ini, bagaimana menganalisi peluang dan tantangan bagi perempuan di Lima Puluh Kota, ikut berpartisipasi dalam pemilihan legislatif mendatang,” tambahnya.

Kesempatan itu, ikut hadir Hj Aida, Eka Ferizal Ridwan, Kadis DP2P3A, Yenni Elvi beserta puluhan anggota KPPI Lima Puluh Kota dari berbagai partai politik. (ada)

google+

linkedin