BIJAKINLINE.COM (Pasaman Barat)-- Ratusan  Masyarakat Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berorasi di depan Puskesmas, karena 15 orang tenaga sukarela di puskesmas tanah kelahiran mereka  tak  kunjung diangkat sebagai tenaga honorer  kontrak.

"Benar, ini tanah kelahiran mereka, namun mereka  tak kunjung di angkat menjadi tenaga kontrak, bahkan yang di angkat menjadi tenaga kontrak dari luar wilayah itu, ini sangat di sayangkan karena kebijakan ini sangat jauh dengan harapan masyarakat, bahkan dengan apa yang di sampaikan wakil bupati,  saat peresmian Puskesmas ini saat itu," kata Aman tokoh masyarakat yang di dampingi ratusan masyarakat lainnya, Selasa, 12 Desember 2017.

Menurut Arman, harapan masyarakat dengan  berdirinya bangunan Puskesmas, jelas sangat di dambakan masyarakat, akan tetapi harapan mereka dengan adanya Puskesmas itu jelas secara langsung dapat mengurangi angka pengangguran di wulayah mereka, apalagi diwilayah mereka juga banyak tamatan kebidanan. "Ini sangat di sayangkan kenapa anak nagari ini tidak ada yang di angkat untuk tenaga horer kontrak, sedangkan dari yang lain juga secara diam-diam di masukkan sebagai tenaga kontrak untuk Puskesmas ini," katanya.

Hendaknya, kata Arman, pemerintah daerah dapat mengambil inisiatif karena secara logika dan pikiran jernih kenapa anak nagari itu tidak kunjung di angkat sebagai honorer kontrak, apakah masyarakat di nagari itu bukan termasuk di Kabupaten Pasaman Barat,?

Parahnya lagi tegas Arman, ada  17 orang dari luar kenagarian itu telah di angkat sebagai tenaga honorer. "Tapi mereka anak nagari sendiri tak kunjung di angkat.Bahka tak kunjung ada harapan mendapatkan SK kontrak," tegasnya.(arafat)

google+

linkedin