TABLOIDBIJAK.COM (Padang Pariaman)--Peningkatan pelayanan Publik di Kabupaten Padang Pariaman terus dilakukan, setelah Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil telah memperoleh prestasi gemilang di bidang pelayanan, kini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu(DPMP2T) dan Kecamatan Enam Lingkung berbenah dalam pemberian akses pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Kondisi ini ternyata menjadi perhatian Kabupaten/Kota lain untuk melakukan study tiru salah satunya adalah Kabupaten Pasaman melakukan visitasi ke Kecamatan Enam Lingkung, beberapa hari belakang, untuk belajar penerapan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN).

Rombongan berjumlah 60 orang tersebut dipimpin Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Pasaman Joko Rifanto, S.Sos, MM dan diterima Assisten Administrasi Pemerintahan Drs. Idarussalam di Aula Kantor Bupati Padang Pariaman.

Dalam sambutannya Joko Rifanto menjelaskan maksud kedatangannya untuk mengetahui secara jelas pelaksanaan PATEN yang sudah berjalan baik di Kabupaten Padang Pariaman.
"Kami megetahui Padang Pariaman lebih maju dalam penerapan PATEN, untuk itu kami hadir disini dengan membawa seluruh Sekcam dan Petugas Pelayanan pada kantor camat se Kabupaten Pasaman," jelas Joko.

Idarussalam menjelaskan dalam sambutannya penerapan PATEN di Kabupaten Padang Pariaman dimulai sejak tahun 2011 dimana menunjuk 3 kecamatan sebagai pilot project pelaksanaan PATEN dan selanjutnya pada tahun 2012 Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menegaskan agar seluruh kecamatan sudah harus menerapkan sistem pelayanan PATEN.

"Kebijakan layanan PATEN ini terus dibenahi dengan membuat Peratran Bupati Padang Pariaman tentang pelaksanaan PATEN di Kabupaten Padang Pariaman dan mengalokasikan anggran di masing-masing kecamatan untuk pembenahan pelayanan PATEN ini," tambah Idarussalam.

Rudy Repenaldi Rilis, SSTP, MM dalam eksposenya menjelaskan sejak dilantik menjadi Camat Enam Lingkung  pada tanggal 12 Januari 2017, terus melakukan pembenahan pelayanan PATEN dimulai dari melengkapi instrumen pelayanan yang terdiri dari informasi pelayanan, SOP, maklumat pelayanan, Moto Pelayanan, janji Petugas Pelayanan, Layanan Pengaduan, Kuisioner pelayanan dan membenahi ruangan Front office yang memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang mengakses layanan di kantor camat.

Selanjutnya Rudy juga menerangkan bahwa dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kecamatan Enam Lingkung melahirkan inovasi pelayanan masyarakat yang dikenal dengan Pelayanan Lapangan Terpadu.

(LAYANG PADU) yang menerapkan sistem pelayanan lapangan terpadu terdiri dari 8 stakeholder yang memberikan pelayanan kepada masyarakat antara lain Dinas DUKCAPIL, Kantor Camat, KUA, Puskesmas, POLSEK, UPTKB, Nagari dan BPJS.

"LAYANG PADU ini dilaksanakan sebulan dua kali yang dilaksnakanbirgilir dimasing-masing nagari dengan kegiatan memberikan penyuluhan kepada masyarakat, memberikan pelayanan pelayanan perizinan dan non perizinan serta pemeriksaan dan pengobatan kesehatan," tambah camat berprestasi Padang Pariaman tahun 2017 itu

Keberhasilan pelaksanaan LAYANG PADU ini tidak terlepas dari dukungan dan komitment stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (rel/amir)

google+

linkedin