BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Kabupaten Lima Puluh Kota, bertindak sebagai tuan rumah Local Qualification Aqua Danone usia dini tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018, ditandai  dengan dibukanya piala tersebut oleh bupati Lima Puluh Kota H. Irfendi Arbi di GOR Singa Harau, Sarilamak, Rabu (10/1).

Ketua panitia sekaligus Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lima Puluh Kota Yatmiko mengatakan, kegiatan ini diikuti 120 club yang tersebar dari 18 kota/kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.

"Ada sekitar 1500 orang pemain muda dibawah umur 12 tahun yang ikut bertanding pada pertandingan ini, didampingi 500 orang official dan pelatih dari 120 club,"ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dengan penyelenggara danone indonesia. "Ini juga merupakan tolak ukur bagi kabupaten Limapuluh Kota dalam persiapan regional danone Cup tahun 2019,"tambahnya.

Untuk itu, dirinya meminta semua pihak agar ikut serta mendukung penyelenggaran piala danone ini, sehingga kabupaten Lima Puluh Kota bisa menjadi tuan rumah regional Danone cup di tahun 2109. "Mari kita sukseskan penyelenggaraan  dengan sebaik-baiknya,"ulasnya.

Sementara itu, bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kejuaraan ini. Sesuai dengan program PSSI melakukan pembinaan berjenjang kepada anak usia dini.

 “Para pemain-pemain inilah nantinya yang akan menjadi harapan bagi kita semua, untuk dapat berprestasi di bidang olahraga sepak bola dimasa depan. Kita yakin, anak-anak ini akan menjadi pemain-pemain nasional dan internasional," ujarnya.

Irfendi juga menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tinggnya kepada semua pihak yang turut membantu kegiatan ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Mari kita junjung tinggi sportifitas untuk kemajuan sepak bola Sumbar. Saya yakin, dengan pembinaan pemain sepakbola dini, akan lahir pemain kelas dunia dari Sumatera Barat," tambahnya.

Dijelaskan Irfendi, saat ini geliat perkembangan sepakbola usia dini semakin menunjukkan peningkatan yang cukup berarti, hal itu terbukti dengan menjamurnya sekolah sepakbola yang mengindikasikan minat di dunia sepak bola. Untuk itu, peningkatan pembinaan anak usia dini ini harus terus ditingkatkan. 

katanya, sebagai pembina sepakbola, selain melatih fisik dan taktik, pembina juga diharuskan melakukan pembinaan mental terhadap anak didiknya, sehingga akan lahir pesepakbila yang handal. "Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti akan lahir ronaldo-ronaldo lain dari lapangan ini,"sebut bupati Irfendi Arbi. (ada)

google+

linkedin