BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Sehubungan kenagarian Guguak VIII Koto, kecamatan Guguak, kabupaten Lima Puluh Kota, akan dikunjungi ratusan calon dokter dan ratusan mahasiswa internasional, April 2018 mendatang, merupakan suatu prestasi besar bagi daerah ini.

“Untuk itu, kita berharap agar para mahasiswa Universitas Baiturrahmah yang sebagaian besar berasal dari luar Sumbar itu, mempromosikan da memviral potensi seperti pariwisata di daerah ini, ke dunia maya dan daerah asal mereka masing-masing, “ujar bupati Lima Puluh Kota H. Irfendi Arbi kepada sejumlah wartawan di kecamatan Guguak, Jum’at (5/1).

Nantinya, para mahasiswa peserta University Social Responsibility (USR) ini, juga ditugaskan memberikan motivasi kepada anak-anak di nagari untuk bisa meraih mimpi menjadi dokter, diyakini anak nagari Guguak khusunya, dan anak nagari kabupaten Lima Puluh Kota secara umum, banyak bercita-cita jadi dokter.

“Tidak saja buat meningkatkan kesehatan masyarakat, kami juga berharap kepada mahasiswa untuk nantinya mempromosikan berbagai potensi di daerah ini kepada khalayak,” harap bupati Irfendi seraya meminta Ketua Bamus Kenagarian Guguak Fakhri Dt. Sumu menyiapkan segala sesuatunya termasuk tempat tinggal para mahasiswa nantinya.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Baiturrahmah Dr. drg. Yulia Rahmad, M.Kes dalam penyampaiannya menjelaskan, USR ini merupakan yang kedua kalinya digelar Universitas Baiturrahmah. Ia berharap kegiatan ini mampu mengangkat citra daerah dan benar-benar menyentuh masyarakat.

Menurut Yulia, tujuan USR ini, antara lain buat meningkatkan kepedulian sosial seluruh komponen Unbrah untuk berbagi ilmu dan pengetahuan kepada masyarakat. Selain itu buat memupuk dan membina motivasi dalam kehidupan sosial mahaiswa, melatih mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai tridharma perguruan tinggi. 

Berikutnya juga buat memperoleh pengalaman, pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, serta menerapkan ilmu pengathuan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Sedangkan sasaran kami nantinya adalah masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan, serta siswa tingkat SLTA dalam rangka meningkatkan pengetahuan mereka di bidang kesehatan dan cara belajar di perguruan tinggi,”ulas Yulia Rahmad. (ada)

google+

linkedin