BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Disetiap ada kesempatan mengunjungi nagari-nagari di kabupaten Lima Puluh Kota, bupati setempat H. Irfendi Arbi yang dikenal dekat dengan rakyat itu, selalu mengingkatkan agar Walinagari selalu bekerja profesional, utamanya terhadap realisasi dana desa dimasing-masing nagari.

Semuanya itu, demi menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntable di kabupatennya. Karena itu, Bupati Irfendi Arbi terus melakukan pembinaaan dan pengawalan di masing-masing nagari yang ada di kabupaten itu.

Buktinya, selama tahun 2017 lalu, disetiap ada kesempatan mengunjungi nagari-nagari, bupati yang dikenal dekat dengan rakyat ini selalu melakukan kesempatan untuk melukan kunjungan ke kantor-kantor walinagari setempat. 

Dari catatan wartawan, di tahun 2017 ini, nyaris sudah seluruh nagari di kabupaten Lima Puluh Kota dikunjungibupati Irfendi Arbi, semata hanya sekedar untuk menanyakan realisasi dana desa yang berada di nagari.

"Menjadi walinagari saat ini, memiliki tugas yang cukup berat, karena masing-masing nagari kedapatan uang yang cukup besar. Untuk itu, kita tidak ingin ada walinagari di kabupaten Lima Puluh Kota yang terlibat masalah hukum hanya karena hal ini,"ujar bupati Irfendi Arbi kepada wartawan usai melakukan sidak di Kenagarian Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, baru-baru ini.

Kesampatan itu, Irfendi juga memuji walinagari-walinagari yang ada di kabupatennya, menurutnya walinagari yang ada di kabupaten Lima Puluh Kota walinagari yang hebat, peduli dengan rakyat, dan terpenting sangat fokus terhadap pembangunan di setap nagari.

"Alhamdulillah, selama ini pembangunan disetiap nagari berjalan dengan baik. Karena kita yakin, walinagari yang ada di kabupaten ini hebat-hebat," sebutnya.

Sementara itu, walinagari Taeh Baruah, Safri Dt Rajo Pangulu dalam sidak mendadak bupati menjelaskan 62,5 persen pendapatan nagari di Kenagarian Taeh Baruah di fokuskan untuk pembangunan nagari. Buktinya, 2.219.596.683 pendapatan asli nagari, Rp 1.384.448.675 dikeluarkan untuk pelaksanaan pemabangunan nagari.

"Dari total pendapatan, baik dari pendapatan asli, transfer, dana desa, bagi hasil pajak, ADD dan lainnya. Ditahun 2017 lalu, 62,5 persen dana nagari telah kita keluarkan untuk pembangunan nagari, selebihnya dibangun untuk bidang penyelenggaran pemerintahan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat," jelasnya.

Kegiatan pembangunan itu, ungkap Safli diantaranya pembangunan, pengelolaan dan pembinaan posyandu, kegiatan kader posyandu, pembangunan saluran drainase, kegiatan rabat beton jalan pemukiman, betonisasi jalan raya, rehab dam irigasi, dan kegiatan pemberian bantuan barang kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan pembangunan nagari ini bisa bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya bagi masyarakat, sehingga kedepan kabupaten Lima Puluh Kota khususnya nagari Taeh Baruah semakin maju dan baik,"ulasnya.

google+

linkedin