BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Seorang Balita (Bawah Lima tahun-red) laki-laki berusia sekitar 4 tahun asal Kecamatan Lamposi Tigo Nagari (Latina-red) Kota Payakumbuh harus dirujuk ke Rumah Sakit di Kota Padang.

Pasien Suspect/terduga Difteri tersebut sebelumnya sempat berobat di Klinik Salah satu Dokter Anak di Payakumbuh, dari klinik tersebut, pasien dirujuk ke Rumah Sakit dr. Adnaan WD Payakumbuh, “ujar Kadis Kesehatan Payakumbuh, Elzadaswarman ketika dikonfirmasikan wartawan, Senin (1/1).
.
Dari Rumah Sakit milik pemerintah itu, pasien dengan gejala demam dan susah menelan itu, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit di Padang. Hingga kini, belum diketahui kondisi terbaru dari Balita itu. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh itu, menambahkan Balita Suspect Difteri itu berasal dari Koto Panjang Kecamatan Latina. Sebelum dirujuk ke Padang, Balita itu sempat dibawa orang tuanya ke Klinik dokter anak. 

“Dari Klinik tersebut, dokter memutuskan dirujuk ke Rumah Sakit dr. Adnaan WD. Hingga akhirnya Balita itu dirujuk ke Padang kemarin (Minggu-red) sekitar pukul 23.00 Wib," jelas Elzadaswarman.

Sebelumnya, Rumah Sakit dr. Adnaan  WD Payakumbuh juga merujuk seorang Balita yang juga Suspect Difteri, hingga kini hasil pemeriksaan terhadap balita tersebut belum diketahui, apakah Positif Difteri atau tidak. 

Balita asal Koto Panjang itu, sebelumnya telah mendapatkan Imunisasi lengkap (1 sampai 3-red) namun tidak mendapatkan Booster atau tambahan kekebalan. “Kalau Imunisasi, Balita itu lengkap. Namun tidak mendapatkan Booster. Untuk saat ini, kita belum bisa pastikan Balita itu terkena Difteri, sebab harus diperiksa dulu oleh petugas di Padang,”jelasnya. (ada)

google+

linkedin