TABLOIDBIJAK.COM (Padang Pariaman)--Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City sangat fenomenal sebagai lokasi tempat "bersatunya" pembangunan perguruan tinggi di Sumatera Barat. Sejumlah tokoh nasional dan Sumatera Barat berkunjung dan melihat langsung lokasi yang berada di pinggir jalan nasional Padang-Bukittinggi itu. 

Baru-baru ini juga hadir, Rektor UNP Ganefri, Ketua KNPI Sumbar Defika Yufiandra dan Pemimpin Redaksi Harian Singgalang Khairul Jasmi. Sebelumya juga berkunjung Rektor UIN Imam Bonjol Eka Putra Wirman dalam rangka penyerahan tanah seluas 55 hektar.

"Kita tahu Bupati Padang Pariaman, Drs. H. Ali Mukhni sangat gencar dan fokus untuk pembangunan Tarok. Saya pun tergerak untuk melihat langsung apa benar Tarok City itu. Alhamdulillah, saya sudah berada disini" kata Pemred Singgalang KJ bersama Rektor UNP Ganefri di Tarok City, Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Kamis (4/1/2018).

Sebagai warga Sumbar, kata KJ, selayaknya kita mendukung akan kesungguhan seorang kepala daerah dalam membangun. Karena adanya pembangunan berarti meningkat pula kesejahteraan masyarakat. Pembangunan Tarok City adalah contoh nyata perjuangan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni untuk memajukan daerahnya.

"Saya kira ini bukan halusinasi, ini nyata. Jangan biarkan Bupati Padang Pariaman, berjuang sendirian, kita bantu dengan doa" kata pria  satu alumni dengan Bupati Ali Mukhni di Kampus UNP.
Dihadapan Rektor UNP,  Bupati Ali Mukhni mengekspos bahwa saat ini jalan masuk telah dilaksanakan pengerasan jalan selebar 75 meter sepanjang 500 meter yang terdiri dua jalur. Tahun ini direncanakan akan diaspal hotmix untuk satu jalur terlebih dahulu dengan dana 20 Milyar. 

"Alhamdulillah, bersyukur kita kepada Allah SWT, mendapat dukungan dari Rektor UNP, KNPI Sumbar dan Media untuk pembangunan Kawasan Tarok City" kata Bupati Ali Mukhni mengawali sambutannya. 

Dikatakannya Kawasan Tarok City seluas 697 hektar merupakan tanah negara. Semua dokumen dan legalitas formalnya clear and clean. Kemudian kesesuaian tata ruang sudah diakomodir pada revisi RTRW oleh Dinas PUPR.

Terkait pembebasan jalan masuk sudah dianggarkan Rp4,5 M di APBD 2018 dan telah mendapat persetujuna di oleh masyarakat. "Persis di jalan masuk kita buat pula gerbang yang megah" ujar Peraih Satya Lencana Pembangunan itu. 

Ali Mukhni mengaku telah melaporkan kepada Gubernur Sumatera Barat, terhadap perkembangan Tarok City. Ia berharap dengan dukungan seluruh pihak ranah dan rantau, maka pembangunan Tarok City dapat terwujud dan merubah wajah Sumatera Barat. (rel/amir)

google+

linkedin