BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Penangkapan 7 ABG oleh Satpol PP Payakumbuh berbuntut panjang. Dua orang tua korban melapor ke Polres Payakumbuh, Jum’at (12/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasatpol-PP dan Damkar Payakumbuh, Devitra, kepada wartawan, mengatakan, kasus dugaan perbuatan asusila terhadap korban diserahkan kepada pihak kepolisian. Karena hal tersebut memang wewenang kepolisian. Kemudian Unit Pelayanan Perempuan dan Anak memang ada di Polres.

Pada hari itu, di Polres Payakumbuh terlihat sejumlah anggota Satpol-PP menemani korban inisial I dan orangtuanya melapor ke Petugas Piket Polres Payakumbuh. Laporan tersebut diterima petugas BA Jaga Unit I SPKT, Bripda. Abriyudha. A. Laporan dengan Nomor STPL/26/I/2018/Res itu tertanggal 12 Januari.

Terpisah, Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasat Reskrim, AKP. Camri Nasution dan KBO Reskrim, Iptu. Eldi Viarso, mengatakan, secara resmi laporan tersebut belum sampai ke Satreskrim, namun ia membenarkan telah mengetahui bahwa memang ada yang melapor ke Piket Polres terkait kasus dugaan asusila itu.

”Laporan secara resmi belum kita terima, namun terhadap kasus yang diserahkan Satpol-PP itu, akan kita lidik dahulu. Ada atau tidaknya indikasi perbuatan cabul, laporan tetap kita terima dan diproses secara hukum," ujarnya. (ada)

google+

linkedin