ilustrai
BIJAKONLINE.COM (Pasaman Barat)--- Maraknya remaja pengkonsumsi jenis lem di Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terindikask sudah meresahkan warga. Masyarakat berharap Pemerintah Daerah  dan pihak berwajib dapat mencarikan solusinya. Pasalnya tindakan yang mereka lakukan sudah meresahkan dan mengganggu ketentraman masyarakat.

"Benar ini sudah meresahkan dan mengganggu ketenagan masyarakat kita, ini juga sudah berjalan lama namun sangat di sayangkan penaganannya sampai saat ini tidak ada," kata Justika di dampingi masyarakat lainnya,  pada media Bijakonline, Selasa (9/1/2018).

Dikatakan, ini sudah berlangsung lama, akan tetapi tidak ada tindakan dari pihak manapun, diyakini  selain menghisap lem mereka juga diyakini menyalahgunakan narkoba dan sejenisnya,  baik itu sabu maupun daun ganja kering, karena gelagat mereka srlalu mencurugakan.

Apalagi lanjutnya, mereka biasanya melakukan perkumpulan paling banyak lima orang di pinggir sungai dan di pondok kebun masyarakat untuk melakukan aksi mereka, akan tetapi parahnya, mereka juga melakukan hal yang sama di lapangan bola yang ada di nagari itu, mulai sekira pukul 21.30 wib sampai pagi, ada yang ketawa- ketawa dan ada juga yang meraung-raung bahkan ada juga yang jungkir balik di tengah lapanga, membuat masyarakat sekitar resah dan merasa terganggu.

Selain itu, yang paling mengganggu dalam kesehariannya mereka juga mengkonsumsi lem setiap saat hingga mata mereka merah seakan-akan mau menerkam, membuat masyarakat yang berpapasan dengan mereka ketakutan, seakan-akan mau memangsa merek.

Akibatnya, selain sudah menggangu dan meresahkan masyarakat juga banyak buah  sawit dan buah  jeruk manis masyarakat yang kena curi hingga merugikan masyarakat.

"Kita berharap ini menjadi perhatian serius Penerintah Daerah dan pihak Berwajib, sehingga masyarakat merasa aman nyaman dan tentram," katanya. (arafat)

google+

linkedin