TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)— Wali Kota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, bertegas tegas kepada ASN di lingkungan Pemko Pariaman untuk tetap netral dan tidak memihak kepada salang satu pasangan calon pada Pilkada Kota Pariaman yang prosesnya  sudah mulai berjalan. 

Penegasan itu disampaikan Mukhlis Rahman, pada acara pengambilan sumpah dan pelantikan 126 pejabat di lingkungan Pemko Pariaman, Jum’at (12/1/2018).

Dikatakan, ASN memiliki hak pilih namun harus menjaga sikap netral terhadap calon yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah tahun ini. Pada saat ini medsos ASN pun ada yang mengawasinya. 

“ASN dilarang untuk berfoto dengan paslon, memberi jempol kepada paslon pada media sosial apalagi menjadi tim suksesnya. Sanksi hukum bagi ASN yang melanggar adalah sanksi hukum sedang sampai berat, dari penundaan pangkat hingga pemberhentian”, jelasnya.

Mukhlis juga menghimbau semua pihak untuk tetap menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan serta menghindari kampanye hitam.Pejabat Administrator, bertanggung jawab memimpin pelaksanaan seluruh kegiatan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan dan pembangunan, sedangkan Pejabat Pengawas, bertanggung jawab mengendalikan pelaksanaan kegiatan baik administrasi pemerintahan dan pembangunan.

“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah, kami sampaikan ucapkan selamat kepada saudara-saudara pada hari ini telah dilantik dalam jabatan dan  dipercayakan pimpinan. Mudah-mudahan Saudara-saudara memperoleh kesadaran, bahwa jabatan ini adalah sebuah tanggung jawab yang besar dan sebuah amanah dari pimpinan dan masyarakat,”  ucap  Mukhlis Rahman.

Menurut Mukhlis, terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah sebagai pelaksanaan ketentuan pasal 232 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, diperlukan penataan para pejabat  di lingkungan Pemerintahan Kota Pariaman, dalam rangka mendukung urusan pemerintahan. 

“Karenanya,  hari ini dilantik  kembali  pejabat tersebut sesuai dengan kompetensinya masing-masing.  Juga  dalam rangka penyegaran serta memberi keseimbangan diantara unit eselon yang ada,”  sambung Walikota dua periode ini.

Mukhlis mengungkapkan tidak ada pejabat yang dinonjobkan. Namun lebih banyak promosi serta rolling antar OPD. Sebagai pembina ASN berkewajiban membina semua ASN di lingkungan Pemko Pariaman untuk patuh pada peraturan perundang-undangan kemudian baru patuh kepada pimpinan. (er/amir)

google+

linkedin