BIJAK ONLINE (Padang)---Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan wakilnya, Nasrul Abit meresmikan Gedung Dinas Pangan, dan Dinas Energi, yang berlokasi di JAlan  Raden Saleh,  Senin, 5 Februari 2018.

"Hari ini kita resmikan 3 gedung sekaligus, yaitu Dinas Pangan, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), dan Dinas SDM, kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Menurut Irwan Prayitno, peresmian ini menjadi satu hal yang bersejarah, karena ketiga gedung ini bisa dikatakan sebagai penutup dari bangunan-bangunan gedung dinas yang rusak akibat gempa,  yang belum terperbaiki. 

Kenapa dianggap sebagai penutup, kata Irwan Prayitno, karena setelah pembangunan gedung in, ada satu atau dua bangunan dinas yang belum dibangun, tapi semuanya nanti diarahkan ke komplek rumah bagonjong, yang akan dibuat 6 lantai, disitu nanti akan terpusat beberapa pelayanan publik untuk masyarakat, terkait dengan dinas-dinas terkait sehingga tidak terpencar-pencar untuk melayani publik, atau melayani masyarakat.

Kemudian Irwan Prayitno menyampaikan, kalau  manfaatnya dari kantor yang dibangun sudah pasti, terutama untuk menambah semangat baru, berkinerja, semakin rapi berkoordinasi, nyaman, aman, gesit. "Mudah-mudahan semuanya itu secara normatik akan baik," katanya.

Pembangunan kantor baru ini, lanjuta Irwan Prayitno, merupakan perjuangan dengan menghabiskan uang ratusan miliar untuk merikalfer akibat gempa, mungkin ada yang bertanya kenapa tidak selesai 2 atau 3 tahun, pertanyanya uang-uangnya dari mana. "Kalau dana  APBD kita itu tentu untuk program-program pendidikan, kesehatan harus ada, itu harus jalan, kalau diambil uang pendidikan, uang kesehatan tidak kerja, kalau itu dilakukan 2 tahun selesai, 2013 sudah habis semua, tapi karena kita juga ingin semua jalan, pelayanan dasar terpenuhi untuk SKPD-SKPD dengan program-program ke publik, nah diluar itu baru kita kumpulkan uang secara bertahap untuk membangun," tambah Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga menyampaikan,  bahwa memulai setelah gempa, itu pemerintahan memulai dari minus. Karena mengawali untuk memperbaiki kantor-kantor bekerja yang waktu itu tinggal dibereng-bereng, dan saat itu pemerintahan saya yang pertama ditahun 2010 Agustus, tidak hanya dengan fisik tapi juga semangat, kantor yang bertambah kepada kinerja, dokumen, arsip, fasilitas, dari minus semuanya," tambah Irwan Prayitno.

Selanjutnya, Irwan Prayitno juga menyampaikan masalah kedatangan presiden."Bahwa hari ini presiden rapat di Jakarta tentang tentatif kegiatan presiden di Sumatera Barat," kata politisi PKS ini.

Sekarang banyak kegiatan, ada ke Dhamasraya, Solok, Tanah Datar, Bukittinggi, Mentawai, tentu di Padang, dan macam-macam kegiatannya, semuanya sedang disusun, nanti keputusannya mudah-mudahan hari ini kemana perginya, setidaknya kita sudah mempunyai pegangan untuk apa yang kita mantapkan kegiatan-kegiatan beliau di Sumatera Barat," ujar Irwan Prayitno sembari menambahkan termasuk  ground breaking kilometer  nol untuk mengawali jalan tol. (Fardianto)

google+

linkedin