BIJAK ONLINE (Padang)--Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, meresmikan blok 1, 2, 3 dan 4 Pasar Raya Padang, Selasa, 13 Februari 2018.

"Pasar itu adalah perputaran uang, pasar itu pusat ekonomi dan Pasar Raya sebagai etalase Sumatera Barat karena selama ini Pasar Raya Padang ini sudah terkenal sebagai tempat orang berbelanja dari manapun. Bahkan tidak hanya eceran, tapi grosir," kata Irwan Prayitno.
.
Menurut gubernur, Pasar Raya tempat orang-orang belanja dan kemudian dijual ketempat-tempat lain. "Yang berbelanja di Pasar Raya idak hanya warga Padang, tetapi juga kota lain dan bahkan provinsi lain," kata politisi PKS ini.
.
Mudah-mudahan, kata gubernur, dengan adanya masyarakat kembali berbelanja di Pasar Raya, ekonomi pedagangnya pulih kembali. "Sebenarnya Pasar Raya sudah tetap ada semenjak gempa pun sudah ada, tetapi tidak nyaman karena runtuh, pedagang diluar, tapi sekarang pulih untuk blok I, II, III, dan IV," ujarnya

Selanjutnya, kata gubernur, mudah-mudahan bisa menggerakan ekonomi di Kota Padang dan Sumatera Barat dan mudah-mudahan juga meningkatkan kesejahteraan bagi pedagang sendiri, dan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi warga dan pembeli ke Pasar Raya.

Total anggaran untuk membangun Pasar Raya tersebut, sekitar Rp 247 miliar yang telah dimulai dari tahun 2011, dan anggaran paling banyak berasal dari APBD Kota Padang, dari provinsi hanya Rp 72,miliar dan bantuan pemerintah pusat sekitar Rp7,8 miliar, dan digabung. Alhamdulillah bisa dibangun kembali," kata Irwan Prayitno.

Kalau ditanya kenapa membangunya kembali cukup lama, lanjut gubernur, ya wajar saja karena uang tidak cukup. "Jadi, kita bersyukur, walaupun lama sekarang sudah bisa, dan terima kasih pedagang pun sudah bisa bersabar menunggu sekian lama," jelas Irwan Prayitno.

Sementara Walikota Padang Mahyeldi menyampaikan, pembangunan Pasar Raya sudah selesai dan , berarti pedagang sudah bisa memulai usahanya. "Saya berharap pedagang juga mempublikasikan kepada masyarakat di Sumatera Barat, bahwa Pasar Raya sudah selesai dan sudah bisa difungsikan," ujarnya. 

Kini, kata Mahyeldi, bagaimana masyarakat bisa berbelanja ke Pasar Raya dan kemudian Pasar Raya ini tetap bersih, rapi. "Pasar Raya telah menjadi bagian untuk wisata belanja," ujarnya (Fardianto)


google+

linkedin