BIJAK ONLINE (Padang)---Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno melantik Kadis Sosial Sumbar A Gafar sebagai Pjs Walikota Sawahlunto, di Auditorium Gubenuran Sumbar, Rabu, 14 Februari 2018.

Pada hari yang sama, Gubernur Sumbar juga melantik  Kepala Biro Organisasi Rumah Bgonjong, Irwan sebagai Pjs Walikota Padang Panjang dan Kepala Arsip Sumbar, Alwis dilantik sebagai Pjs Walikota Padang. Sementara Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman tidak dilantik, karena tidak maju sebagai salah seorang kandidat dan menghabiskan masa tugas dan pengabdiannya. 


Menurut Irwan Prayitno, ada tiga Pjs walikota yang dilantik, karena yang bersangkutan maju lag di pilkada. "Sedangkan Kota Pariama, tidak ada PJS karena pak Muklis sebagai walikota tetap menjadi walikota karena tidak ikut pilkada, dan berbeda dengan Kota Padang, Padang Panjang, dan Sawah Lunto, baik wakil dan wali ikut, sehingga kosong, maka perlu di isi dengan Pjs," ujar Irwan Prayitno.

Pelantikan ini, kata Irwan Prayitno, sesuai dengan aturan yang berlaku maka eselon II dari provinsi yang menjadikan PJS, kalau dulu boleh eselon II Kota Kabupaten, tapi aturan sekarang tidak boleh, harus dari Provinsi, ini pun berubah juga. "Jadi, para bapak-Ibuk ASN, saya juga memberikan catatan sedikit, mohon kiranya aktif dan pro aktif melihat perubahan aturan-aturan yang berlaku, karena hampir setiap saat bisa berubah dan bahkan ada aturan yang belum dipakai sudah di robah duluan," ujar politisi PKS ini. .

Selanjutnya, Pjs memang dilantik sekarang, tapi berlakunya jam 00:00 nanti malam, yaitu 15 Februari sampai 23 juni.

Dalam SK Kamendagri ada 5 point yang menjadi arahan, amanah, tugas, dan tanggung jawab bagi PJS. Untuk itu, maka mohon kiranya menjadi perhatian bagi Pjs walikota, tapi yang jelas tugas-tugas PJS ini hampir tidak beda dengan walikota, cuma ada mesti ada izin-izin tertulis kamendagri terkait dengan pergantian orang dan pembentukan struktur OPD baru.

Pertama, urusan keseharian pemerintahan dalam pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti sama sekali, terganggu sama sekali, tidak boleh terkendala hanya dengan alasan bahwa PJS, harus berjalan bahkan kalau bisa lebih baik lagi dari yang sebelumnya.

Kedua, amanah dari kemendagri, ketentraman dan ketertiban. Tapi, konteknya walikota PJS juga diamanatkan ketentraman tidak hanya internal lingkungan kota tapi juga masyarakat dijaga ketentraman dan ketertibanya. Ketiga, yang paling penting sekali adalah menyelenggarakan pilkada, ini merupakan suksesnya pilkada berarti sukses juga Pjs walikota.

Adapun PJS walikota yang dilantik yaitu, Kadis Sosial Abdul Gafar sebagai PJS Walikota Sawahlunto, Kadis Arsip dan Perpustakaan Alwis sebagai PJS Walikota Padang, dan Kepala biro Organisasi Irwan sebagai Pjs walikota Padang Panjang.(Fardianto)

google+

linkedin