TABLOIDBIJAK.COM (Padang Pariaman)---Khairul Koto, S.Ikom (49) Tahun, salah seorang Bakal Calon (Balon) Wali Nagari Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, periode 2018-2024, dari 8 orang Balon yang telah mendaftar.

Putra Paguah Duku ini, dalam bincang-bincang dengan wartawan Tabloidbijak.com di bagian Humas Padang Pariaman, Selasa (13/2/2018) ketika ditanya, motivasinya mencalonkan diri sebagai Balon Wali Nagari Kurai Taji, dia mengatakan untuk menggali potensi nagari yang selama ini masih belum tergarap. 

Laki-laki  yang sehari-hari suka bergaul dan berteman dengan banyak orang ini, sejak menamatkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (STISP) Komunikasi Padang, berkiprah sebagai wartawan pada beberapa media cetak dan online di Sumatera Barat dan ditempatkan di Kabuaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. 

Mulai Tahun 1990 menjadi penulis lepas pada Majalah Sibayak, terbitan Medan, Tahun 2000-2003 diangkat sebagai Perwakilan Sumbar. Kemudian tahun 2003-2005, pindah menjadi Kepala Perwakilan Koran Mingguan Bidik Kasus untuk Sumatera Barat. Setelah itu bergabung dengan SKU Lintas Media terbiatan Padang dari Tahun 2005-2008.

Suami dari Hertati Z yang sama-sama warga Nagari Kurai Taji ini, pernah juga mencoba memimpin perusahaan Koran SKU Minangkabau Pos, tahun 2008-2010. Kemudian terhotung dari tahun 2010, bergabung dengan Antara TV dan koran harian Metro Andalas, sampai tahun 2011. 

Terhitung dari tahun 2011, bergabung dengan Pelita Sumbar.com dan Mingguan Rakyat Sumbar, sampai sekarang untuk Kepala Perwakilan  Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Selama bertugas di media, kata Kahairul sudah bebrapa kali melakukan studi komperatif ke Pulau Jawa dan Kepulauan Riau, dengan rombongan Humas Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Sutradara Filem Dokumenter “Baruan pencetak sarjana” ini pernah tercatat dan terdaftar, sebagai Sutradara, Narator dan Kameramen terbaik tingkat Sumatra dan diberikan piagam dan hadiah oleh Dinas Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2011, ketika membuat Filem berjudul “Baruak Mencetak Sarjana” yang berdorasi selama 30 menit.

Selain menulis di media cetak dan online Khairul Koto, juga pernah menerbitkan buka dengan judul “Basapa” pada tahun 2015. Dijelaskan Khairul, ketika mempertahankan Filem “Baruak Mencetak Sarjana”, awalnya banyak penonton yang mencaci makinya, karena telah menurunkan darjat masyarakat Piaman. 

Tetapi setelah disuruh menonton sampai selesai dan dijelaskan maksud dari judul Filem tersebut, baru penonton menerima dan menyukainya, karena tujuan dari Filem tersebut, untuk mengangkat, kreatif dan budaya lokal, nilai-nilai yang terkandung dari judul cerita tersebut, agama, pendidkan, ekonomi, tradisi dan budaya. 

Bahkan Khairul, merasa puas ketika warga negara Belanda, Belgia dan Negara lainnnya di dunia memberikan apresiasi atas karyanya membuat Filem “Baruak Mencetak Sarjana” itu dan pernah diberikan Piagam dan Hadiah oleh Pemko Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. 

Riwayat Pendidikan : 
SDN Paguah Duku Tamat tahun 1980, SMPN 3 Kurai Taji Tamat tahun 1984, STM Pembangunan Kota Bukittinggi tamat tahun 1987, STISIP Komunikasi Padang tamat 1991. 

Soal pergaualan dengan pejabat eksekutif dan legislatif Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, termasuk dengan Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, sudah tidak asing lagi, bagi Khairul. 

Menurut Khairul Koto, menjalin persahabatan dan pertemanan yang disebut dengan silaturahmi di dalam agama Islam, disuruh dan dianjurkan, karena sebagai manusia kita tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. 

Kalau Khairul dipercaya dan dipilih oleh masyarakat Kurai Taji sebagai pemimpin untuk 6 tahun ke depan, Khairul akan menggali potensi nagari yang selama ini belum tersentuh, antararanya di Korong Muaro akan digarap  Wasata Pantai, untuk meningkatkan perekonomian masyaraat setempat. Kemudian wisata Sungai dan Danau Aie Mati di Korong Talaoo Gondan. ( amir)

google+

linkedin